Peluang penawaran umum perdana atau IPO bagi perusahaan kecerdasan buatan Anthropic mengalami penurunan di platform Kalshi. Perubahan harga di pasar prediksi tersebut terjadi setelah investor menunjukkan kekhawatiran terhadap hasil pemilihan sela Amerika Serikat serta koreksi tajam di pasar saham teknologi.
Faktor Politik dan Pasar Saham
Perubahan nilai kontrak di Kalshi didorong oleh kekhawatiran para investor bahwa kemenangan Partai Demokrat di kedua kamar parlemen dapat memperlambat pembangunan pusat data. Kebijakan tersebut dinilai dapat mengurangi daya tarik investasi pada sektor kecerdasan buatan. Gubernur terpilih Texas dari Partai Demokrat, Gina Hinojosa, sempat mengampanyekan pengetatan aturan terhadap pembangunan pusat data di wilayahnya selama masa kampanye. Dalam wawancara dengan CNN pada Kamis, politikus tersebut menyatakan perlunya penghentian sementara proyek pusat data hingga regulasi perlindungan bagi warga Texas resmi diberlakukan.
Sementara itu, indeks Nasdaq Composite ditutup melemah lebih dari 10 persen dari rekor tertinggi terbarunya pada hari Kamis, yang menandai masuknya pasar ke fase koreksi menurut standar Wall Street. Indeks S&P 500 turut terkoreksi sebesar 4,4 persen, sedangkan Dow Jones Industrial Average merosot lebih dari 1.800 poin atau 3,4 persen. Upaya pemulihan terlihat pada perdagangan hari Jumat, di mana Nasdaq naik 1,3 persen dan S&P 500 menguat 0,7 persen, sementara Dow Jones masih terkoreksi tipis 0,2 persen.
Pergerakan Saham Teknologi
Saham Micron Technology dan Nvidia masing-masing mencatatkan kenaikan sekitar 4 persen pada hari Jumat, setelah sehari sebelumnya mengalami kejatuhan masing-masing sebesar 17 persen dan 9 persen. Saham CoreWeave juga menguat lebih dari 2 persen pada Jumat pagi usai merosot sekitar 10 persen pada hari Rabu. Kendati pemulihan tersebut bertahan, sejumlah saham tersebut tetap mencatatkan kerugian signifikan dalam sepekan terakhir. CNBC dan Kalshi memiliki hubungan komersial yang mencakup akuisisi pelanggan serta investasi minoritas.
Sumber: US Top News and Analysis





