Daftar Isi
Kepala Eksekutif Tesla Elon Musk mengumumkan bahwa perusahaan kendaraan listrik tersebut akan menghentikan produksi Cybertruck di pabrik Texas karena angka penjualan yang rendah. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Musk melalui unggahan di platform media sosial X pada hari Jumat.
Fokus Produksi Cybercab
Menurut Musk, penghentian produksi kendaraan tersebut akan dimanfaatkan oleh perusahaan untuk menggenjot kapasitas produksi model Cybercab baru. Model tersebut diluncurkan sebagai bagian dari langkah ekspansi perusahaan ke dalam industri taksi otonom atau robo-taxi.
Dalam unggahannya, Musk menjelaskan bahwa Tesla bakal menyudahi pembuatan Cybertruck di fasilitas Gigafactory Texas sekitar pertengahan tahun depan guna menyediakan ruang bagi peningkatan produksi Cybercab.
Kontroversi dan Penurunan Penjualan
Cybertruck pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2019 dengan desain eksterior baja tahan karat bersudut tajam yang langsung memicu perdebatan. Pada acara peluncuran saat itu, Musk sempat berupaya mendemonstrasikan ketahanan jendela mobil tersebut dari benturan, namun uji coba itu gagal setelah bola logam memecahkan dua jendela kendaraan.
Kendaraan tersebut kemudian berubah menjadi simbol perlawanan terhadap Musk seiring dengan keterlibatannya yang semakin mendalam dalam politik Amerika Serikat. Musk sempat memimpin panel Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) yang ditugaskan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump untuk merampingkan lembaga-lembaga federal.
Musk baru-baru ini juga menggelontorkan dana hampir setengah miliar dolar dalam kampanye pemilihan paruh waktu Amerika Serikat guna mendukung para kandidat dari Partai Republik. Pengeluaran tersebut mencakup lebih dari 200 juta dolar untuk mendukung pencalonan Senat dari Partai Republik di Texas, Ken Paxton, yang berujung pada kekalahan.
Target Penjualan yang Meleset Jauh
Pada awalnya, Musk memperkirakan Cybertruck yang mulai dipasarkan kepada konsumen pada akhir 2023 itu akan terjual dengan tingkat sekitar 250.000 unit per tahun. Kendaraan tersebut ternyata gagal memenuhi target dengan selisih yang sangat jauh.
Sepanjang tahun 2024, jumlah unit yang terjual hanya mencapai sekitar 38.965 unit. Angka tersebut bahkan mengalami penurunan hingga hampir separuhnya pada tahun 2025 dengan total penjualan sebanyak 20.237 unit.
Melalui pengumuman hari Jumat tersebut, Musk tidak memberikan penjelasan apakah proses manufaktur Cybertruck akan dipindahkan ke pabrik lain, mengingat fasilitas di Texas merupakan satu-satunya lokasi produksi yang diketahui saat ini.
Sebagai tanggapan terhadap salah satu pengguna di X, Musk menyebut Cybertruck sebagai kendaraan terbaik yang pernah dibuat oleh Tesla sekaligus memuji momen tersebut sebagai akhir dari sebuah era.







