Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan telah berdiskusi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai kebijakan pengurangan ekspor gas Indonesia ke Singapura. Luhut memastikan langkah tersebut tidak akan memicu perselisihan di antara kedua negara.
Evaluasi Kebijakan Energi
Pernyataan tersebut disampaikan Luhut di kantor DEN, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/10). Ia menjelaskan bahwa Bahlil telah menyampaikan poin-poin yang menjadi perhatian dalam kebijakan pemangkasan ekspor gas tersebut. Luhut menyerahkan seluruh penanganan dan evaluasi persoalan ini kepada pihak Kementerian ESDM.
Seperti dilaporkan detikcom, Luhut menilai tidak ada alasan bagi Indonesia dan Singapura untuk berselisih. Meski demikian, ia menekankan pentingnya Indonesia mengambil posisi yang tegas sebagai sebuah negara, sembari terus melakukan introspeksi diri demi kemajuan dalam negeri.
Arahan Presiden Prabowo
Lebih lanjut, Luhut menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan instruksi yang jelas mengenai persoalan tersebut. Ia berharap pandangan Prabowo, sebagai salah satu kepala negara senior di kawasan ASEAN, dapat didengar dan dipertimbangkan oleh negara-negara anggota lainnya.
Sumber: Finance - Detikcom






