Teknologi

Fitur Baru Instagram Izinkan Unggah Video Panjang 90 Menit

Fitur Baru Instagram Izinkan Unggah Video Panjang 90 Menit
Daftar Isi
  1. Uji Coba di Amerika Serikat dan Brasil
  2. Rencana Perluasan dan Strategi Monetisasi
  3. Integrasi Layar Lebar dan Fitur Pendukung Lainnya

Instagram mulai menguji fitur baru yang memberikan kebebasan bagi para kreator untuk mengunggah video horizontal dengan durasi mencapai 90 menit. Kehadiran fasilitas bernama Features ini dirancang khusus untuk menjangkau para podcaster, komedian, serta pembuat konten berdurasi panjang guna memperketat persaingan dengan YouTube.

Uji Coba di Amerika Serikat dan Brasil

Uji coba fitur tersebut mulai dijalankan pada Senin bersama sekelompok kreator terpilih di Amerika Serikat, setelah sebelumnya sempat diuji di Brasil. Melalui fasilitas ini, para kreator dapat menghubungkan video pendek Reels dengan video berdurasi penuh sehingga penonton dapat melanjutkan tontonan dari potongan klip yang mereka temukan di platform tersebut.

Wakil Presiden Produk Instagram Tessa Lyons menjelaskan kepada The Hollywood Reporter, Selasa (27/10/2026), bahwa penonton kini dapat dengan mudah mendalami sebuah konten secara utuh. Lyons menyatakan, “Yang kini bisa Anda lakukan adalah, ketika melihat klip podcast yang Anda sukai, Anda cukup mengekliknya dan melanjutkan menonton atau menyaksikan video lengkapnya. Anda bisa mendalami kontennya dan melihat keseluruhan video karena kreator dapat menautkan Reels tersebut ke video lengkap mereka melalui Features.”

Rencana Perluasan dan Strategi Monetisasi

Pihak Instagram berencana memperluas cakupan uji coba tersebut kepada puluhan ribu kreator di Amerika Serikat, di mana konten video itu nantinya akan direkomendasikan melalui halaman Explore serta berbagai bagian lain di dalam aplikasi. Langkah strategis ini diambil tatkala platform hiburan lain seperti Netflix dan Disney juga mulai menghadirkan siaran podcast serta video kreator demi menggaet lebih banyak audiens, di tengah dominasi YouTube yang menawarkan sistem bagi hasil iklan sebesar 55 persen kepada kreator memenuhi syarat.

Lyons mengungkapkan bahwa Instagram saat ini tengah menjajaki berbagai kesepakatan dengan para kreator tanpa mengharuskan mereka untuk memuat konten secara eksklusif. Kreator pun diberi kebebasan untuk membawa kerja sama iklan yang telah berjalan, sementara pihak perusahaan turut membantu kreator lainnya dalam memperoleh peluang komersial.

Integrasi Layar Lebar dan Fitur Pendukung Lainnya

Pada fase awal peluncurannya, fasilitas tersebut dapat diakses melalui perangkat seluler, meski Instagram juga menyiapkan pengalaman menonton video berdurasi panjang lewat televisi. Dukungan untuk Instagram for TV kini diperluas ke Apple TV di Amerika Serikat setelah sebelumnya hadir di Samsung, Fire TV, dan Google TV.

“Kami menilai pengalaman menonton terbaik untuk konten horizontal berdurasi panjang adalah melalui layar besar yang juga horizontal. Karena itu, kami memperkirakan sebagian besar aktivitas menonton secara mendalam akan berlangsung di sana seiring waktu,” ucap Lyons.

Di samping itu, Instagram sedang mengembangkan fitur Series untuk mewadahi Reels episodik seperti konten mikrodrama, yang mana perusahaan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah studio mikrodrama di Asia Tenggara sejak bulan Juni untuk keperluan pengujian. Rangkaian uji coba Series tersebut dijadwalkan menjangkau lebih banyak negara dengan target peluncuran di Amerika Serikat pada akhir tahun 2026 atau awal 2027.

Selain pengembangan video panjang, uji coba integrasi siaran langsung ke dalam tab Reels serta rekomendasi siaran langsung bagi pengguna yang tidak mengikuti akun kreator juga sedang dilakukan. Fitur siaran langsung tersebut mulai dirilis di Indonesia dan Brasil sebelum nantinya diperluas ke Amerika Serikat pada tahun depan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *