Food

Pria Ini Ditagih Rp3,3 Juta Usai Makan di Restoran Singapura

Pria Ini Ditagih Rp3,3 Juta Usai Makan di Restoran Singapura

Seorang pria di Singapura mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika harus membayar tagihan sebesar Rp3,3 juta untuk makan bersama sepuluh orang. Pengalaman tersebut dibagikan oleh pria bernama Martin Ng melalui akun Instagram miliknya pada Rabu (28/10).

Kronologi Kejadian dan Penolakan Struk

Dalam unggahannya, seperti dilansir dari Food – Detikcom, Martin menceritakan bahwa dirinya sempat meminta pihak restoran untuk memberikan rincian menu beserta harga satuan dari setiap makanan yang telah dipesan. Kendati demikian, restoran tersebut diduga hanya menyerahkan selembar struk yang berisi total pembayaran keseluruhan tanpa menyertakan perincian harga.

Merasa keberatan dengan tindakan tersebut, Martin lantas membagikan pengalamannya sebagai bentuk peringatan bagi masyarakat luas agar lebih waspada ketika berkunjung ke tempat makan itu. Berdasarkan laporan AsiaOne (31/9), lokasi tempat makan tersebut beralamat di 240 Tanjong Katong Road, Singapura, yang merujuk pada restoran Heng Long Teochew Porridge sesuai foto yang diunggah oleh Martin.

Respons Beragam dari Warganet

Unggahan Martin dengan cepat menarik perhatian warganet dan memicu perdebatan di media sosial. Sebagian pengguna internet memberikan pembelaan kepada pihak restoran dengan menyatakan bahwa harga hidangan bubur Teochew di Singapura memang tergolong tinggi dan tidak bisa disamakan dengan warung nasi ekonomis.

Sebaliknya, banyak pula warganet yang memberikan dukungan terhadap keluhan Martin karena menganggap setiap pelanggan mempunyai hak penuh untuk menerima rincian harga dari menu yang disantap, terlebih dengan jumlah tagihan yang mencapai jutaan rupiah. Perdebatan ini kemudian berfokus pada pentingnya transparansi harga bagi konsumen agar mereka dapat memeriksa kembali setiap menu yang masuk dalam daftar tagihan.

Sampai berita ini diturunkan, baik dari pihak Martin Ng maupun pihak restoran Heng Long Teochew Porridge belum memberikan tanggapan atau keterangan lanjutan terkait insiden tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *