Chelsea bertekad bangkit dan mencari pelampiasan saat menjamu Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Laga ini menjadi momentum bagi The Blues setelah sebelumnya tersingkir dari ajang Carabao Cup akibat kalah adu penalti melawan Liverpool.
Kondisi Sulit Kedua Tim
Menjelang pertandingan akhir pekan ini, kedua kesebelasan sama-sama berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. The Blues menatap laga tersebut dengan membawa modal dua kekalahan beruntun, usai takluk dua gol tanpa balas dari Tottenham Hotspur di kompetisi domestik sebelum akhirnya disingkirkan Liverpool.
Situasi yang lebih berat justru mendera Manchester United yang tengah mengalami paceklik kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua ajang. Rangkaian hasil minor ini membuat posisi Michael Carrick sebagai juru taktik Setan Merah berada dalam ancaman pemecatan.
Persiapan Singkat dan Keyakinan Alonso
Manajer Chelsea, Xabi Alonso, menyatakan bahwa skuadnya harus segera melupakan kekalahan pahit dari Liverpool dan mengalihkan fokus penuh untuk bangkit di Premier League. Alonso menyadari bahwa duel kontra Manchester United tidak akan berjalan mudah, terutama karena waktu pemulihan fisik pemain sangat singkat dengan jeda hanya dua hari.
Kendati demikian, Alonso tetap menaruh keyakinan tinggi bahwa timnya mampu mendulang hasil positif di kandang sendiri. Optimisme tersebut muncul karena ia melihat adanya peningkatan performa permainan dari anak asuhnya meski menelan kekalahan dari Liverpool.
Menurut Alonso kepada Yahoo Sports, kompetisi Liga Primer adalah panggung utama bagi timnya pada musim ini. Ia menambahkan bahwa persiapan yang singkat tidak menyurutkan tekad mereka untuk kembali ke jalur kemenangan demi memulihkan kepercayaan diri usai melalui periode yang berat.
Sumber: Sport - Detikcom







