Food

Istri Minta Obat Sakit Kepala, Suami Kirim Rp220 Ribu

Istri Minta Obat Sakit Kepala, Suami Kirim Rp220 Ribu

Bagi sebagian orang, kopi telah bertransformasi menjadi kebutuhan harian yang tidak boleh dilewatkan. Bahkan, ada yang merasa pusing jika belum mengonsumsi kafein.

Cara Unik Minta Kopi Lewat Plesetan Nama Obat

Seperti dilaporkan World of Buzz pada Jumat (23/10/2026), sepasang suami istri asal Malaysia menjadi pusat perhatian setelah sang istri menggunakan cara kreatif untuk meminta dibelikan kopi. Cerita bermula saat sang istri mengeluhkan badan pegal dan kepala pusing kepada suaminya melalui pesan WhatsApp.

Wanita tersebut menyampaikan kepada suaminya bahwa obat pereda nyeri yang biasa ia minum sudah tidak mempan lagi. Ia kemudian meminta “obat” baru dengan nama yang tidak biasa.

Nama obatnya itu sushicetamol atau tidak zuscetamol, minum paracetamol sudah tidak mempan, tulis wanita tersebut kepada suaminya seperti dikutip dari World of Buzz.

Istilah tersebut ternyata merupakan akal-akalan sang istri untuk meminta uang jajan kopi. Zuscetamol sendiri merupakan gabungan antara merek kedai kopi populer di Malaysia, ZUS Coffee, dengan obat paracetamol.

Respons Suami dan Bukti Keberhasilan Resep

Suami wanita tersebut ternyata langsung mengerti maksud dari pesan istrinya. Tidak butuh waktu lama bagi sang suami untuk mentransfer sejumlah uang.

Sebanyak 50 Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp220 ribu dikirimkan oleh sang suami disertai catatan bertuliskan Zuscetamol obat sakit kepala.

Setelah uang masuk ke rekeningnya, sang istri langsung membeli es kopi serta camilan dari merek kopi tersebut. Ia bahkan mengunggah rincian biaya yang dibuat menyerupai resep dokter.

Diagnosis: Sakit Kepala, Obat: Zuscetamol, Disponsori oleh Suami, Total tagihan: RM50 (Rp220 ribu), demikian rincian yang tertera pada unggahan tersebut.

Sebenarnya, itu hanya sesuatu yang muncul secara acak! Aku bilang kepadanya bahwa tubuhku terasa pegal, lalu Zus tiba-tiba muncul di pikiranku, ujar wanita tersebut saat menceritakan awal mula ide kreatifnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *