Dunia

UEA Legalkan Judi: Ekspatriat Asal India Menang Rp24 Miliar

UEA Legalkan Judi: Ekspatriat Asal India Menang Rp24 Miliar

Uni Emirat Arab resmi melegalkan praktik judi untuk pertama kalinya pada 2024 lalu melalui izin lotre, dengan potensi menyusulnya kasino dan jenis perjudian lain. Negara yang menetapkan Islam sebagai agama resmi tersebut sebelumnya telah melonggarkan syariat Islam sejak 2020 demi menarik investasi asing, seperti mengizinkan pasangan belum menikah tinggal serumah dan melonggarkan aturan minuman beralkohol.

Pembentukan Badan Pengawas dan Lisensi Perjudian

Pemerintah UEA membentuk badan khusus bernama General Commercial Gaming Regulatory Authority (GCGRA) pada Juli 2023 untuk mengawasi sektor perjudian di negara tersebut. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, badan pengawas ini telah menerbitkan lisensi kepada UAE Lottery, sebuah platform yang menawarkan undian dan permainan berhadiah uang tunai bagi pemain berusia minimal 18 tahun.

Platform tersebut mengumumkan pada 3 Oktober 2026 bahwa seorang warga ekspat asal India bernama Kishore Pandurang berhasil memenangkan hadiah sebesar 5 juta Dirham yang setara dengan Rp24 miliar. Kishore menyatakan bahwa dirinya berencana menggunakan hadiah jackpot tersebut untuk berkeliling dunia, seperti dilaporkan Gulf News.

Kishore juga mengingatkan agar masyarakat bermain secara bijak setelah memenangkan hadiah besar tersebut. “Setiap orang harus mengetahui batasan mereka sendiri,” ujar Kishore, serta menambahkan bahwa pemain perlu menetapkan batas pengeluaran uang.

Tujuan Kebijakan Legalisasi Judi

Keputusan UEA membuka pintu bagi legalisasi perjudian didasari ambisi pemerintah untuk mendiversifikasi perekonomian agar tidak terlalu bergantung pada sektor minyak. Selain itu, kebijakan ini diproyeksikan mampu mendongkrak sektor pariwisata melalui daya tarik wisatawan asing serta pertumbuhan bisnis resor dan perhotelan mewah.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi Dubai sebagai pusat perdagangan dan pariwisata utama di kawasan dalam menghadapi persaingan dengan Qatar dan Arab Saudi. Kehadiran industri yang diatur secara ketat ini mencerminkan upaya UEA dalam menyeimbangkan nilai-nilai Islam dengan ambisi menjadi pusat bisnis serta hiburan global.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *