Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhadapan dengan wakil India, Lakshya Sen, pada pertandingan final turnamen Hylo Open 2026 yang berlangsung di Saarlandhalle, Saarbruecken, Jerman, Minggu (1/11). Pertemuan puncak ini menghadirkan sejumlah catatan menarik berdasarkan perjalanan kedua pemain.
Perjalanan Menuju Final Hylo Open 2026
Indonesia meloloskan dua wakil ke partai puncak Hylo Open 2026, yakni Jonatan dari sektor tunggal putra serta pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Berdasarkan laporan CNN Indonesia, Jonatan memastikan tiket final lebih awal setelah mengalahkan Anders Antonsen di babak semifinal. Usai merebut gim pertama dengan skor 21-18, Jonatan melaju ke final menyusul keputusan Antonsen yang mundur saat kedudukan 16-13 pada gim kedua.
Fakta Menarik Jonatan Christie vs Lakshya Sen
Duel perebutan gelar juara antara Jonatan dan Sen diwarnai oleh berbagai rekor pertemuan serta status kedua atlet di ajang tersebut. Berikut adalah lima fakta menarik mengenai pertandingan final Hylo Open 2026:
1. Jonatan datang dengan status sebagai juara bertahan Hylo Open. Pada edisi sebelumnya, atlet didikan PB Tangkas ini keluar sebagai kampiun usai membungkam Magnus Johannesen. Di sisi lain, langkah Sen pada tahun lalu terhenti di babak perempat final setelah takluk di tangan Alex Lanier.
2. Sen sendiri pernah mencatatkan diri sebagai juara Hylo Open pada edisi 2019. Pada tujuh tahun silam tersebut, tidak ada satu pun wakil Indonesia yang ambil bagian dalam kejuaraan ini.
3. Rekor pertemuan mencatat Jonatan dan Sen sudah berduel sebanyak tujuh kali dari rentang 2020 hingga 2025. Dari total pertemuan tersebut, Jonatan memetik empat kemenangan, sementara tiga laga lainnya dimenangkan oleh pebulu tangkis asal India tersebut. Dalam dua bentrokan terakhir, Jonatan selalu dipaksa menyerah dua gim langsung oleh Sen.
4. Menuju partai puncak, baik Jonatan maupun Sen sama-sama sukses menyingkirkan lawan yang menempati posisi lebih baik dalam daftar unggulan. Jonatan yang berstatus unggulan keempat sukses menumbangkan unggulan pertama Anders Antonsen. Sementara itu, Sen yang merupakan unggulan ketujuh berhasil mendepak unggulan keenam Toma Junior Popov.
5. Apabila berhasil keluar sebagai juara Hylo Open 2026, Jonatan bakal mencatatkan sejarah sebagai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia kedua yang sukses merengkuh gelar juara secara beruntun. Sebelumnya, prestasi serupa pernah ditorehkan oleh Hariyanto Arbi yang mendominasi podium juara Hylo Open pada tahun 1993, 1994, dan 1995.




