Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah balapan Moto3 Australia 2026 harus dibatalkan. Kekecewaan tersebut dirasakan karena dirinya dijadwalkan memulai balapan dari posisi terdepan setelah menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi.
Persiapan Menuju MotoGP Malaysia
Perasaan tersebut disampaikan Veda Ega menjelang keikutersertaannya dalam rangkaian Moto3 Malaysia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November. Pembalap asal Indonesia itu mengungkapkan antusiasmenya sekaligus kekesalannya atas batalnya seri di Australia.
“Saya sangat menantikan balapan di Malaysia. Tentu saja rasanya mengecewakan tidak bisa balapan di Australia, apalagi setelah berhasil meraih pole position dan merasa begitu kuat sepanjang akhir pekan,” ujar Veda Ega dalam rilis Honda Team Asia.
“Saya sangat ingin bersaing dalam balapan tersebut, tetapi terkadang hal-hal seperti ini bisa terjadi, dan kita harus menerima keputusan itu dan terus melangkah maju,” katanya melanjutkan.
Posisi Klasemen dan Pengalaman di Sepang
Saat ini, Veda Ega berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan mengantongi 111 poin. Ia tertinggal sembilan angka dari Valentin Perrone yang menduduki posisi ketujuh, serta unggul delapan poin atas Hakim Danish yang berada tepat di bawahnya pada peringkat kesembilan.
Ajang akhir pekan ini akan menjadi pengalaman perdana bagi Veda dalam mengarungi balapan kelas Moto3 di Sirkuit Sepang. Meskipun demikian, ia telah memiliki banyak pengalaman membalap di sirkuit tersebut dari kejuaraan-kejuaraan sebelumnya sebelum naik ke kelas Moto3.





