Rafael Struick sudah lama tidak memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok umur. Penyerang yang kini membela Dewa United tersebut mengaku tidak ingin berharap terlalu banyak terkait peluang pemanggilan kembali ke skuad Garuda.
Awal Karier Naturalisasi
Rafael merupakan salah satu pemain naturalisasi gelombang pertama dalam rentang tiga tahun belakangan. Proses dokumen kewarganegaraannya dimulai pada Desember 2022, hingga akhirnya pemain kelahiran Leidschendam, Belanda, tersebut resmi disumpah menjadi WNI pada Mei 2023 bersama Ivar Jenner.
Sebelum merampungkan proses naturalisasi, ia sempat mencicipi penampilan bersama Timnas Indonesia U-20 dalam pertandingan persahabatan pada November 2022. Selepas resmi memegang paspor Indonesia, penyerang tersebut melakoni debut bersama tim senior pada 14 Juli 2023 dengan tampil sebagai starter menghadapi Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Catatan Penampilan dan Pertandingan Terakhir
Semenjak saat itu, Rafael menjadi salah satu pemain andalan pelatih Shin Tae Yong di berbagai kategori usia, mulai dari tim senior, U-23, hingga U-22. Berdasarkan catatan Transfermarkt, ia mengantongi 23 caps dan satu gol bersama timnas senior, serta 11 penampilan dengan empat gol di level U-23. Di kelompok U-22, ia menorehkan empat penampilan dan satu gol, sementara satu caps serta satu gol lainnya dicetak di level U-20.
Pertandingan terakhir Rafael bersama timnas senior terjadi ketika menghadapi Australia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney pada 20 Maret 2025, di mana ia tampil sejak menit awal sebelum ditarik keluar pada babak pertama. Sementara itu, penampilan pemungkasnya berseragam Merah Putih di level U-23 tercatat saat melawan Korea Selatan pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 tertanggal 9 September 2025.
Adapun tanggal paling akhir yang menunjukkan keterlibatannya membela Indonesia adalah pada 12 Desember 2025, sewaktu pemain keturunan ayah dan ibu berdarah Indonesia itu memperkuat tim nasional U-22 di ajang SEA Games.
Fokus di Dewa United
Saat ditemui dalam acara peluncuran film The Longest Wait di Jakarta pada Rabu (28/10), Rafael menyatakan bahwa dirinya tidak menaruh ekspektasi berlebihan untuk kembali mendapat panggilan dari pelatih John Herdman.
Sejujurnya, ia tidak berharap terlalu banyak dan hanya ingin fokus bekerja keras serta mengerahkan kemampuan seratus persen bersama klubnya, Dewa United, seperti dilaporkan CNN Indonesia.
Ia berharap performa serta kualitas di lapangan bisa terlihat sehingga pelatih dapat menilai kelayakannya, sekaligus menegaskan bahwa dirinya selalu siap apabila sewaktu-waktu kembali mendapat kepercayaan memperkuat tim senior.







