Food

Kenapa Masih Ingin Ngemil Padahal Sudah Kenyang?

Kenapa Masih Ingin Ngemil Padahal Sudah Kenyang?

Keinginan untuk terus mengonsumsi camilan meski baru saja menyelesaikan makanan utama merupakan situasi yang kerap dialami banyak orang. Kondisi ini sering kali sulit dikendalikan, terutama oleh mereka yang sedang berupaya menurunkan berat badan.

Kurangnya Asupan Protein dan Olahraga Berlebihan

Dokter spesialis gizi, Diana Suganda, melalui akun Instagram miliknya pada Rabu (29/10/2026), menjelaskan bahwa kebiasaan makan serta aktivitas harian memegang peranan besar dalam memicu keinginan makan berlebihan atau *craving*. Menurutnya, faktor utama seseorang kerap mencari camilan manis atau asin adalah kurangnya porsi protein dalam menu harian mereka. Seperti dilaporkan Food – Detikcom, kecukupan protein membuat sinyal kenyang bekerja secara optimal sehingga dorongan mencari makanan lain dapat diredam.

“Nah, jadi yang harus penuh apa yang harus cukup? Ya, protein harus cukup. Begitu (asupan) proteinmu cukup, kamu tidak akan mencari (makanan) macam-macam,” ujar Dr. Diana Suganda.

Selain itu, Dr. Diana memperingatkan agar masyarakat tidak sembarangan memangkas porsi makan atau melewatkan makan malam secara ekstrem demi kurus. Ia menegaskan bahwa asupan lauk yang mengandung protein hewani maupun nabati tetap wajib dikonsumsi pada malam hari dan tidak boleh digantikan hanya dengan buah-buahan.

Di samping pola makan, ia juga menyoroti pentingnya mengatur takaran olahraga agar tidak memicu rasa lapar berlebihan. Aktivitas fisik yang terlalu berat atau berdurasi panjang tanpa didukung nutrisi yang memadai dapat meningkatkan nafsu makan seseorang.

Sebagai contoh, ia menyarankan agar olahraga seperti padel yang memakan waktu hingga dua jam cukup dilakukan maksimal dua kali dalam seminggu. Olahraga tersebut dapat dipadukan dengan latihan beban sebanyak dua sampai tiga kali seminggu serta diselingi kardio ringan seperti berjalan kaki.

Mengatasi kebiasaan ngidam tidak cukup hanya dengan mengandalkan kekuatan mental untuk menahan lapar. Keseimbangan nutrisi, khususnya pemenuhan protein serta porsi aktivitas fisik yang tepat, menjadi kunci utama agar tubuh tetap merasa kenyang lebih lama.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *