Sebuah insiden kebakaran melanda kompleks nuklir Amerika Serikat yang mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan. Otoritas setempat memastikan tidak ada laporan kontaminasi radioaktif di lokasi kejadian akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran di Savannah River National Laboratory
Peristiwa itu terjadi di kompleks Savannah River Site yang berlokasi di South Carolina, tepatnya di dalam area Savannah River National Laboratory pada Rabu, 28 Oktober 2026 waktu setempat. Menurut juru bicara Departemen Energi AS yang merujuk pada keterangan pejabat Savannah River Site, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Penyebab kemunculan api di kompleks yang dulunya memproduksi plutonium dan tritium untuk senjata nuklir era Perang Dingin itu hingga kini belum diketahui secara pasti. Akibat kejadian tersebut, seorang pegawai di kompleks nuklir itu mengalami cedera ringan dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Dampak dan Penanganan Darurat
Kebakaran ini sempat memicu ditetapkannya status keadaan darurat area lokasi di kawasan fasilitas nuklir tersebut. Sebagai langkah antisipasi, Otoritas Penerbangan Federal AS memberlakukan pembatasan penerbangan di wilayah udara sekitar lokasi kejadian.
Selain jalur udara, operator Savannah River Site juga membatasi akses transportasi darat, kereta api, dan sungai di area tersebut. Seluruh pegawai yang tidak terlibat langsung dalam penanganan darurat maupun operasi penghentian sementara diperintahkan untuk berlindung di tempat aman.
Kompleks Savannah River Site sendiri didirikan di dekat wilayah Jackson, South Carolina, pada awal dekade 1950-an. Selepas era Perang Dingin berakhir, fungsi fasilitas tersebut dialihkan untuk fokus pada pengelolaan material nuklir serta pembersihan limbah.
Sumber: News - Detikcom







