Teknologi

Apple Rilis MacBook Pro Pertama dengan Touchscreen

Apple Rilis MacBook Pro Pertama dengan Touchscreen
Daftar Isi
  1. Inovasi Layar PROLED XDR dan Fitur Sentuh
  2. Desain Lebih Ringkas dan Performa Chip M5
  3. Fitur Konektivitas dan Audio

Apple meluncurkan lini MacBook Pro terbaru yang hadir dengan Layar PROLED XDR berbasis teknologi OLED tandem, fitur layar sentuh, Dynamic Island, serta chipset M5 Pro dan M5 Max. Perangkat anyar berukuran 14 inci dan 16 inci ini dijadwalkan akan segera masuk dan dijual di pasar Indonesia dalam pilihan warna Space Black dan Silver.

Inovasi Layar PROLED XDR dan Fitur Sentuh

Chief Hardware Officer Apple, Johny Srouji, menyatakan bahwa penggabungan antara hardware, software, dan Apple Silicon pada MacBook Pro tersebut menghadirkan standar baru bagi performa laptop profesional di seluruh dunia. Srouji mengatakan dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari laman resmi Apple pada Kamis (29/10/2026), bahwa kombinasi sentuh dan performa tinggi M5 Pro serta M5 Max memberikan cara baru bagi kalangan profesional untuk berinteraksi dengan konten.

Layar PROLED XDR mengandalkan struktur OLED tandem dua lapisan piksel yang menghadirkan tingkat kecerahan puncak HDR dan SDR mencapai 2.000 nits. Panel ini juga memiliki rasio kontras 10.000.000:1, refresh rate adaptif ProMotion 120 Hz, serta cakupan warna luas yang mendukung P3 dan Adobe RGB. Untuk kali pertama dalam sejarah komputer Mac, Apple menyematkan kemampuan layar sentuh langsung di dalam panel untuk mengurangi latensi, memungkinkan pengguna bergeser kanvas desain, memainkan instrumen musik digital di Logic Pro, hingga bernavigasi dengan jari. Selain itu, fitur Dynamic Island hadir di layar Mac guna memudahkan pemantauan notifikasi, kontrol musik, serta pelacakan Aktivitas Langsung secara real-time.

Desain Lebih Ringkas dan Performa Chip M5

Apple memangkas dimensi fisik MacBook Pro menjadi lebih ramping, di mana model 14 inci dengan layar 14,2 inci bobotnya berkurang 0,23 kg menjadi 1,38 kg. Sementara itu, model 16 inci dengan layar 16,3 inci mengalami pengurangan bobot 0,32 kg menjadi 1,82 kg dan bodi yang hampir 1 mm lebih tipis, disertai pembaruan arsitektur termal agar suhu tetap stabil tanpa mengalirkan panas ke arah layar.

Dapur pacu laptop ini mengandalkan chip M5 Pro dan M5 Max yang dilengkapi GPU dengan Neural Accelerator di setiap core serta mesin ray-tracing generasi ketiga. Varian M5 Pro ditujukan bagi software developer, ilmuwan, dan editor video untuk stream video ProRes 8K, sedangkan M5 Max diperuntukkan bagi seniman VFX 3D dan pengembang AI dengan dukungan Unified Memory hingga 128 GB untuk menjalankan Large Language Model ratusan miliar parameter secara lokal.

Fitur Konektivitas dan Audio

Penyimpanan pada perangkat ini dapat dikonfigurasi hingga kapasitas 16 TB, sementara sektor audio diperbarui lewat sistem enam speaker baru yang menghasilkan bass 50 persen lebih dalam serta fitur penyesuaian audio otomatis saat laptop tertutup dan terhubung ke layar eksternal. Perangkat ini juga dibekali tiga port Thunderbolt 5, HDMI, slot kartu SDXC, MagSafe 3, jack headphone, dukungan hingga tiga layar eksternal untuk M5 Pro dan empat layar eksternal untuk M5 Max, serta chip nirkabel N1 untuk Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.

Daya tahan baterai perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 24 jam dengan kemampuan pengisian cepat 50 persen dalam waktu 30 menit, serta menjalankan sistem operasi macOS 27 Golden Gate secara langsung.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *