Internasional

Hakim Perintahkan Trump Hadiri Deposisi Kasus BBC

Hakim Perintahkan Trump Hadiri Deposisi Kasus BBC

Seorang hakim memerintahkan Donald Trump untuk menghadiri deposisi dalam gugatan pencemaran nama baik yang diajukan terhadap BBC paling lambat 11 Desember. Perintah tersebut dikeluarkan menyusul sengketa hukum terkait proses pengumpulan dokumen dan penundaan jadwal pemeriksaan.

Pembatalan Jadwal dan Gugatan

Charles Tobin selaku pengacara BBC menyampaikan dalam persidangan bahwa Trump sebelumnya telah menyetujui jadwal deposisi pada 16 Oktober, namun membatalkannya dengan alasan urusan kenegaraan yang penting, sebagaimana dilaporkan The Associated Press. Kendati demikian, Tobin mengungkapkan bahwa Trump pada hari yang sama justru berkampanye di Georgia.

“He was participating in party politics and prioritized that over sitting for the deposition,” ujar Tobin di hadapan hakim. Saat dimintai tanggapan oleh US Top News and Analysis (cnbc.com), pihak BBC menyatakan bahwa mereka tidak memiliki komentar tambahan. Dalam dokumen pengadilan terbaru, pengacara BBC menuduh tim hukum Trump sengaja mengulur-ulur waktu dalam mematuhi permintaan dokumen yang relevan dengan perkara tersebut.

Gugatan hukum ini dilayangkan Trump pada 15 Desember dengan tuduhan bahwa stasiun penyiaran tersebut menampilkan gambaran yang keliru, mencemarkan nama baik, menipu, merendahkan, menghasut, serta berniat jahat terhadap Presiden Trump melalui dokumenter Panorama yang disiarkan seminggu sebelum pemilihan presiden 2024. Gugatan tersebut mengeklaim bahwa dokumenter berjudul “Trump: A Second Chance” tersebut sengaja disunting guna menciptakan kesan palsu bahwa Trump secara eksplisit mendesak para pendukungnya untuk menyerang Gedung Capitol Amerika Serikat saat berpidato di luar Gedung Putih pada 6 Januari 2021.

Tanggapan dan Permintaan Maaf BBC

Pihak ketua BBC menyampaikan permohonan maaf atas penyuntingan klip video tersebut sesaat sebelum gugatan hukum resmi didaftarkan. Selain itu, lembaga penyiaran tersebut berjanji untuk tidak menayangkan kembali dokumenter itu ataupun menampilkannya di seluruh platform mereka.

“While the BBC sincerely regrets the manner in which the video clip was edited, we strongly disagree there is a basis for a defamation claim,” demikian pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak penyiar pada 13 November 2025.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *