Food

Penjual Makanan di Thailand Ketahuan Ngorek Kuku Pakai Pisau

Penjual Makanan di Thailand Ketahuan Ngorek Kuku Pakai Pisau
Daftar Isi
  1. Aksi Menjijikkan Penjual Makanan
  2. Kecaman dan Reaksi Netizen
  3. Bahaya Pisau Kotor bagi Kesehatan

Seorang penjual makanan kaki lima di Thailand tertangkap basah sedang melakukan aksi menjijikkan menggunakan peralatan memasaknya. Dalam rekaman video yang viral, pedagang tersebut kedapatan menggunakan pisau dapur untuk mengorek kotoran di kuku kakinya.

Aksi Menjijikkan Penjual Makanan

Menjaga kebersihan dan keamanan pangan merupakan kewajiban setiap penjual makanan, termasuk higienitas area jualan serta peralatan masak. Namun, insiden di Thailand ini menunjukkan masih ada pedagang yang mengabaikannya seperti dilaporkan oleh thethaiger.com pada Senin (28/10).

Berdasarkan rekaman yang dibagikan seorang turis Rusia, stan makanan tersebut tampak sepi. Pedagang itu terlihat duduk di belakang area jualan dengan menaikkan satu kaki ke kursi di sebelah lalu memakai pisau dapur untuk membersihkan kotoran di kakinya.

Kecaman dan Reaksi Netizen

Turis tersebut mengunggah video itu ke media sosial dengan menyertakan keterangan sarkastis mengenai kebersihan makanan. Unggahan tersebut dengan cepat menarik lebih dari 820.000 penonton serta memicu berbagai komentar dari warganet.

Sejumlah netizen meminta agar lokasi penjual tersebut diungkap agar mereka bisa menghindarinya. Warganet lain mengaku sangat terkejut hingga sulit mengungkapkan perasaannya dan memilih untuk selalu membawa pisau sendiri saat bepergian demi menghindari kejadian serupa.

Bahaya Pisau Kotor bagi Kesehatan

Pisau merupakan perlengkapan krusial di dapur sehingga kebersihannya harus selalu dijaga guna mencegah kontaminasi silang dan keracunan makanan. Pisau yang tidak dibersihkan dengan baik berpotensi menjadi sarang bakteri berbahaya.

Bakteri yang menempel pada bilah pisau dapat berkembang biak dan mencemari bahan makanan berikutnya. Kondisi ini memicu risiko kesehatan yang serius bagi konsumen, mulai dari diare, muntah, hingga infeksi pencernaan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *