Travel

Turis di Seoul Bisa Jajal Bus Malam Tanpa Sopir Gratis

Turis di Seoul Bisa Jajal Bus Malam Tanpa Sopir Gratis

Pemerintah Kota Seoul resmi meluncurkan armada bus malam tanpa sopir pertama di Korea Selatan yang beroperasi menyusuri kawasan bersejarah Aliran Cheonggye mulai Kamis (22/10).

Rute dan Jadwal Operasional Bus Otonom

Kendaraan otonom berdesain futuristis yang diberi nama Cheonggye A01 tersebut beroperasi tanpa roda setir maupun kursi pengemudi. Armada ini melayani rute melingkar sepanjang 4,8 kilometer yang menghubungkan berbagai pusat kuliner malam, kawasan hiburan, serta landmark budaya ibu kota.

Pemerintah Kota Seoul mengerahkan dua unit bus untuk melayani 11 titik pemberhentian dengan interval keberangkatan setiap 30 menit, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 waktu setempat. Rute tersebut menghubungkan Lapangan Cheonggye dengan sejumlah distrik komersial utama, termasuk gang kuliner Jongno, kawasan bar Euljiro, hingga Pasar Gwangjang yang terkenal dengan jajanan kaki limanya.

Layanan Gratis dan Rencana Tarif

Pengoperasian layanan malam ini terlaksana setelah uji coba program percontohan pada Agustus lalu serta pengujian penerbangan siang hari selama satu tahun penuh. Layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma untuk memudahkan mobilitas pekerja shift malam, pengunjung kawasan malam, hingga wisatawan mancanegara.

Kepala Biro Transportasi Pemerintah Kota Seoul, Yeo Jang-kwon, menyatakan bahwa pengoperasian bus malam tanpa sopir ini memberikan dimensi baru bagi pariwisata dan teknologi transportasi kota, seperti dilaporkan CNN Indonesia.

“Pengoperasian bus otonom malam hari di Aliran Cheonggye lebih dari sekadar memberi kesempatan warga merasakan teknologi mobilitas masa depan. Layanan ini menghubungkan pemandangan malam Cheonggyecheon dengan area sekitarnya seperti Jonggak dan Euljiro, menawarkan cara baru menikmati Seoul di malam hari,” ujar Yeo, seperti dilansir Korea Times.

Meski penumpang saat ini dapat menikmati fasilitas secara gratis dengan menempelkan kartu transportasi umum atau transit card, Pemerintah Kota Seoul berencana mengubahnya menjadi layanan berbayar terintegrasi dengan tarif 1.400 won atau sekitar Rp19 ribu per perjalanan. Untuk memudahkan akses, informasi kedatangan bus secara langsung dan peta lokasi pemberhentian telah diintegrasikan ke dalam platform navigasi lokal seperti Naver Map dan KakaoMap.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *