Daftar Isi
Aktivitas piknik di tepi Sungai Han, Seoul, Korea Selatan, yang biasanya identik dengan menyantap ayam goreng dan ramyeon kini mengalami pergeseran tren. Sejumlah warga kini lebih memilih untuk menikmati hidangan ikan mentah saat melangsungkan kegiatan rekreasi luar ruangan tersebut.
Mengenal Tren Hoe-cnic
Berdasarkan laporan Kormedi yang dikutip pada Rabu (23/10/2026), kebiasaan baru ini populer dengan sebutan hoe-cnic. Istilah tersebut merupakan gabungan kata hoe yang berarti ikan mentah dalam bahasa Korea dan picnic atau piknik.
Para pengunjung umumnya memilih membeli sashimi segar untuk dibawa pulang dari Pasar Ikan Noryangjin. Setelah itu, mereka mendatangi beberapa titik piknik favorit seperti Yeouido Hangang Park, Pulau Nodeulseom, hingga Yanghwa Hangang Park.
Sashimi tersebut biasanya disantap bersama mi instan ramyeon yang dimasak langsung di pinggir sungai. Sebagian pengunjung juga melengkapi kegiatan bersantap ini dengan minuman beralkohol serta menyewa perlengkapan seperti tikar, meja, dan tenda.
Pengaruh Media Sosial dan Pedagang
Kepopuleran tren ini melonjak setelah banyak konten video yang memperlihatkan aktivitas menyantap sashimi serta udang mentah di Sungai Han tersebar luas di berbagai platform media sosial. Sejumlah pesohor dan pemengaruh, termasuk aktor Ahn Jae-hyun, turut membagikan pengalaman serupa melalui akun pribadi mereka.
Lonjakan minat ini direspons oleh para pedagang di Pasar Noryangjin dengan menyediakan paket khusus bertajuk hoe-cnic omakase demi mengakomodasi kebutuhan pembeli. Kehadiran tren tersebut berhasil menarik minat kelompok usia 20 hingga 30 tahun untuk mendatangi pasar ikan yang sebelumnya lebih sering dikunjungi oleh kalangan usia 40 sampai 50 tahun.
Di samping memberikan pengalaman bersantap yang berlainan, hidangan ikan mentah dinilai selaras dengan gaya hidup healthy pleasure. Konsep ini memungkinkan masyarakat menikmati makanan lezat tanpa mengabaikan aspek kesehatan.
Apabila disandingkan dengan menu piza maupun ayam goreng, ikan mentah dikenal mempunyai keunggulan berupa kandungan protein tinggi, kadar lemak yang rendah, serta asupan nutrisi penting seperti vitamin, taurin, dan omega-3.
Tantangan Konsumsi di Ruang Terbuka
Kendati demikian, kegiatan piknik dengan menu sashimi di ruang terbuka menyimpan sejumlah kendala tersendiri. Kondisi angin yang bertiup kencang dilaporkan pernah membuat hidangan pengunjung beterbangan, sementara sajian ramyeon menjadi lebih cepat dingin akibat kondisi cuaca.
Para pengunjung juga memperoleh imbauan agar senantiasa mewaspadai kondisi suhu udara, khususnya tatkala menyantap hidangan ikan mentah berdampingan dengan minuman beralkohol di luar ruangan. Konsumsi alkohol memang dapat memicu rasa hangat sesaat, namun di sisi lain justru menurunkan temperatur inti tubuh, sehingga penggunaan pakaian hangat tetap dianjurkan.
Sumber: Food - Detikcom





