Daftar Isi
Aksi spionase atau penyadapan telepon ternyata pernah beberapa kali mencoreng dunia sepakbola global. Skandal ini bahkan melibatkan klub raksasa Italia hingga menyeret sejumlah pesepakbola terkenal.
Inter Milan Sadap Christian Vieri
Pada 2001, penyerang Italia Christian Vieri menjadi korban penyadapan yang dilakukan oleh klubnya sendiri, Inter Milan. Berdasarkan laporan Guardian seperti dikutip dari detikcom, fakta tersebut terungkap dalam dokumen investigasi perusahaan telekomunikasi Italia, Telecom, pada 2006.
Inter bekerja sama dengan Telecom untuk memantau aktivitas Vieri di luar lapangan. Presiden Inter saat itu, Massimo Moratti, disebut sebagai pihak yang memberikan perintah langsung terkait tindakan tersebut.
Mantan kepala keamanan Telecom, Giuliano Tavaroli, menjelaskan bahwa terdapat dua insiden penyadapan. Insiden pertama ditujukan untuk memeriksa kesesuaian perilaku para pemain dengan kontrak mereka, sementara insiden kedua berkaitan dengan perusahaan Pirelli karena Vieri harus menghadiri acara testimonial.
Akibat tindakan tersebut, Vieri melayangkan gugatan hukum dengan tuntutan ganti rugi jutaan euro kepada Inter Milan dan Telecom. Pengadilan akhirnya menjatuhkan sanksi kepada kedua pihak tergugat untuk membayar kompensasi sebesar satu juta euro kepada sang pemain pada 2012.
Skandal Calciopoli Juventus
Kasus spionase berikutnya menimpa rival sekota Inter, yakni Juventus. Skandal memalukan yang dikenal sebagai Calciopoli ini terbongkar berkat aksi penyadapan yang dilakukan pihak kepolisian pada 2006.
Polisi menyadap sambungan telepon milik Manajer Umum Juventus saat itu, Luciano Moggi. Dari penyadapan tersebut, diketahui bahwa sang petinggi Bianconeri menghubungi para pejabat Federasi Sepakbola Italia untuk memengaruhi penunjukkan pengadil lapangan di ajang Serie A.
Pengusutan kasus ini kemudian membongkar keterlibatan klub-klub lain seperti AC Milan, Reggina, Fiorentina, dan Lazio. Juventus menerima sanksi terberat berupa pencabutan dua gelar juara, degradasi ke Serie B, serta hukuman larangan terlibat dalam dunia sepakbola seumur hidup bagi Luciano Moggi.
Pengaturan Skor di Eropa dan Pemain Inggris
Praktik penyadapan dalam dunia sepakbola juga merambah ke wilayah lain, termasuk Inggris yang menjadikan pemain bintang seperti Wayne Rooney dan John Terry sebagai sasaran. Selain itu, pada 2009, otoritas berwenang berhasil membongkar sindikat pengaturan skor sepakbola Eropa melalui penyadapan telepon terhadap jaringan kriminal di Bochum, Jerman.
Pengungkapan tersebut berujung pada rangkaian penggerebekan kepolisian di berbagai negara, meliputi Austria, Swiss, Inggris, hingga China.
Sumber: Sport - Detikcom







