Sport

Pemboikotan LaLiga di China, Tebas Singgung Barcelona

Pemboikotan LaLiga di China, Tebas Singgung Barcelona

China Media Group masih memberlakukan pemboikotan terhadap siaran Liga Spanyol, khususnya pertandingan yang melibatkan Real Madrid. Langkah ini diambil menyusul lelucon yang dilontarkan pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, mengenai tokoh nasional Tiongkok, Mao Zedong. Presiden LaLiga, Javier Tebas, menyatakan pihaknya terus berupaya menyelesaikan permasalahan diplomasi tersebut.

Upaya Pemulihan Hubungan dengan Tiongkok

Seperti dilaporkan detikcom dari Tribuna, Tebas mengungkapkan bahwa komunikasi intensif terus dilakukan bersama pihak berwenang Tiongkok, baik yang berada di Madrid maupun Beijing. Ia optimistis perselisihan ini dapat dirampungkan lantaran LaLiga telah membangun kerja sama komersial dan finansial yang erat dengan Tiongkok sejak lama. Tebas sendiri bertindak sebagai penasihat untuk Liga Super Tiongkok dan berencana membuka kantor cabang LaLiga di Shanghai.

Tebas memahami bahwa sosok Mao Zedong sangat dihormati oleh masyarakat Tiongkok, sehingga komentar yang dikeluarkan Mbappe dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Pihak pengelola Liga Spanyol pun langsung melayangkan permohonan maaf resmi guna meredam dampak dari insiden tersebut.

“Saya melakukan segala upaya untuk menyelesaikan situasi ini. Saya yakin konflik ini dapat diselesaikan seiring berjalannya waktu, berkat hubungan dan jejaring yang telah kami bangun dengan Tiongkok sejak lama,” ujar Tebas.

Keterikatan Kuat Barcelona di Pasar Tiongkok

Dalam upayanya mencairkan suasana, Tebas turut membawa nama FC Barcelona yang dinilai memiliki hubungan sangat baik dengan publik Tiongkok. Kedekatan klub-klub besar Spanyol di kawasan tersebut diharapkan menjadi modal penting agar hak siar pertandingan dapat kembali berjalan normal.

Barcelona sendiri memiliki rekam jejak kemitraan yang panjang di Tiongkok. Pada musim ini, klub asal Katalunya itu menjalin kerja sama dengan perusahaan elektronik Midea. Sebelumnya, Barcelona juga pernah bermitra dengan Suning Group serta menggandeng raksasa teknologi Tencent untuk pengembangan divisi esports. Selain hubungan bisnis, Barcelona telah mendirikan beberapa akademi sepak bola di Tiongkok.

Hingga saat ini, pihak LaLiga masih menunggu keputusan dari otoritas penyiaran Tiongkok untuk mencabut pemboikotan tayangan tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *