Pengalaman menyakitkan dialami seorang perempuan yang sedang hamil enam bulan ketika meminta uang kepada suaminya untuk membeli makanan kesukaannya. Kisah yang dibagikan melalui media sosial Threads ini mendadak tular dan menyita perhatian publik.
Dimaki dan Mengalami Perlakuan Kasar
Seperti dilaporkan Food Detikcom, wanita tersebut mengunggah pengalaman pahitnya usai meminta uang saku sebesar Rp222.000 kepada sang suami yang baru saja menerima gaji. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli seporsi ayam gepuk yang sudah lama diidamkannya, sedangkan sisanya hendak disimpan untuk memenuhi kebutuhan makan lainnya selama masa kehamilan.
Namun, permintaan sederhana tersebut berujung pertengkaran. Sang suami justru memaki istrinya dengan sebutan bodoh karena menganggap keinginan membeli makanan tersebut tidak penting. Perempuan itu juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami perlakuan kasar dengan ditunjuk atau ditonjol pada bagian kepala saat meminta uang Rp22.000 pada kesempatan sebelumnya.
Saat ini, ia belum bisa bekerja karena kondisi kesehatan dan kehamilannya yang memasuki anak kedua, sekaligus harus mengasuh anak pertamanya yang masih berusia dua tahun. “Kalau punya uang sendiri, saya juga tidak akan meminta kepadanya,” tulis wanita tersebut.
Rencana Mandiri Usai Melahirkan
Tanpa memiliki keluarga tempat bergantung, wanita ini sempat memikirkan opsi perpisahan. Namun, ia memilih bertahan dan mempertimbangkan nasib anak-anaknya sambil menyusun rencana masa depan.
Ia berniat untuk kembali bekerja setelah melahirkan anak kedua agar bisa mengumpulkan tabungan pribadi. Rencana tersebut disusun agar ia mampu menyewa tempat tinggal sendiri serta menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
Unggahan curhatan itu mengundang gelombang simpati dan beragam tanggapan dari netizen. Banyak dari mereka menyayangkan respons suami dan menyampaikan dukungan moral kepada sang istri. “Semangat ya kak, semoga rezeki selalu menyertai kamu. Aku dukung kamu kalau mau kerja setelah melahirkan,” tulis salah satu netizen.
Sumber: Food - Detikcom






