Kreator konten Lutfi Afansyah secara resmi menandai langkah perdananya di dunia seni peran melalui film Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?. Sosok yang populer lewat konten bahasa korporat Jakarta Selatan dengan jargon “huhu” tersebut dipercaya memerankan tokoh bernama Damai, seorang karyawan yang memiliki sifat suka cari muka atau “carmuk”.
Riset Karakter Karyawan di Dunia Nyata
Meski menjadi pengalaman pertamanya dalam merambah dunia layar lebar, Lutfi tidak menemui kesulitan berarti saat mendalami karakter Damai. Hal tersebut dikarenakan dirinya sudah lebih dulu mengamati perilaku orang-orang yang menyerupai karakter tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Jauh sebelum aku dapet karakter ini, aku pernah riset soal karakter kayak Damai ini. Dan aku udah menemukan beberapa orang kayak Damai di dunia nyata, yang nutupin skill issue dengan selalu pakai bahasa yang kompleks kalau ngomong,” kata Lutfi saat diwawancara di kantor Republika, Rabu (21/10/2026).
Tantangan dan Adaptasi Suasana Syuting
Kendati demikian, Lutfi mengungkapkan sempat muncul rasa cemas mengenai kemampuan beraktingnya. Dalam proyek layar lebar karya sutradara Archie Hekagery tersebut, ia mendapatkan porsi adegan yang lumayan banyak, termasuk saat harus beradu peran secara emosional bersama aktris Aurora Ribero.
“Kebetulan, pas aku baca skenario ada scene sama Aurora, aktingnya lumayan sedih. Jadi, aku agak takut juga,” kata dia.
Di samping itu, ia dituntut untuk menyesuaikan diri dengan iklim kerja di lokasi pengambilan gambar, mulai dari mempelajari berbagai istilah teknis hingga memahami proses produksi dari tahap persiapan sampai selesai. Lutfi merasa sangat terbantu oleh para pemeran lain yang sebaya serta jajaran kru.
“Aku enggak tahu kan istilah dan budaya saat syuting gimana, dari prep sampai beres syuting seperti apa, ini bener-bener hal baru. Tapi aku juga seneng banget ketemu cast yang seumuran, satu generasi. Jadi sangat nyaman syuting sama mereka,” tuturnya.
Selama proses produksi berlangsung, Lutfi mendapatkan banyak masukan dari para pemain lain yang saling memberikan saran, berdiskusi mengenai pendalaman karakter masing-masing, serta mencoba melakukan improvisasi bersama di lokasi syuting.
Sumber: Republika Online RSS Feed
