Pembalap Aprilia, Jorge Martin resmi mundur dari MotoGP Australia 2026 akibat retak tulang di bagian pergelangan tangan kanan. Kepastian tersebut dikonfirmasi setelah sang pembalap mengalami kecelakaan dalam sesi balapan akhir pekan ini.
Kecelakaan di Sprint Race
Dalam unggahan di Instagram, pihak MotoGP menyatakan bahwa rider asal Spanyol itu dinyatakan tidak prima dan berhenti melanjutkan seri balapan akibat kecelakaan di sesi Sprint Race MotoGP Australia 2026 pada Sabtu (24/10). Seperti dilaporkan CNN Indonesia, akun resmi ajang balap tersebut menyampaikan bahwa pembalap berusia 28 tahun itu mengalami retak pada pergelangan tangan kanannya dan mendoakan agar ia segera pulih.
Insiden tersebut terjadi pada Lap 8 ketika Jorge Martin sedang berupaya mengejar Marc Marquez yang berada di depannya. Namun, ia kehilangan kendali sehingga tubuh beserta sepeda motornya tergelincir ke luar lintasan. Petugas medis kemudian langsung menandu sang juara MotoGP 2024 untuk mendapatkan penanganan pertama.
Usai mendapat perawatan dari tim medis, tangan kanan Jorge Martin tampak mengenakan gips sebagai indikasi bahwa cedera yang dialaminya tergolong serius.
Persaingan Klasemen Juara
Situasi cedera ini berpotensi mengancam peluang Jorge Martin dalam mempertahankan posisinya pada persaingan gelar juara MotoGP 2026. Terlebih, Marc Marquez berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara usai keluar sebagai pemenang dalam Sprint Race MotoGP Australia 2026.
Marc Marquez kini memimpin perolehan angka tertinggi dengan mengantongi 365 poin. Sementara itu, Jorge Martin harus turun ke peringkat kedua dengan raihan 355 angka.
Dengan sisa lima seri balap termasuk rangkaian MotoGP Australia 2026, Jorge Martin harus segera memulihkan kondisinya apabila ingin kembali bersaing memperebutkan titel juara dunia musim ini.




