Food

Gagal Jadi PNS, Pria Ini Raup Omzet Rp249 Miliar dari Kuliner

Gagal Jadi PNS, Pria Ini Raup Omzet Rp249 Miliar dari Kuliner
Daftar Isi
  1. Beralih ke Bisnis Kuliner
  2. Bermula dari Kebiasaan Keluarga
  3. Kembangkan Konsep Dessert Sehat
  4. Pertumbuhan Bisnis yang Signifikan

Kegagalan dalam mengejar karier impian sering kali menjadi titik balik yang membawa seseorang pada kesuksesan di bidang lain. Seperti kisah seorang pria asal India bernama Sandeep Jangala yang beralih ke dunia kuliner setelah gagal lolos seleksi pegawai negeri.

Beralih ke Bisnis Kuliner

Sandeep awalnya memiliki ambisi besar untuk menjadi pejabat Indian Administrative Service (IAS). Ia bahkan memutuskan pindah ke Hyderabad demi mempersiapkan diri mengikuti ujian seleksi tersebut, seperti diberitakan oleh Food NDTV pada 1 November 2026.

Kendati demikian, hasil akhir tidak berpihak padanya. Sandeep gagal meraih peringkat yang memenuhi syarat untuk lolos seleksi IAS.

Usai mengalami kegagalan tersebut, Sandeep mulai memikirkan arah hidup yang baru. Ia bersama istrinya, Sonia Lamba, akhirnya memutuskan untuk merintis sebuah usaha bersama.

Bermula dari Kebiasaan Keluarga

Gagasan usaha kuliner itu muncul dari keseharian keluarga mereka. Sandeep dan Sonia memiliki keinginan untuk menyajikan makanan manis yang lebih baik bagi kesehatan anak-anak mereka.

Pasangan tersebut sangat selektif ketika harus membeli kue ulang tahun. Mereka bahkan lebih memilih meracik dan membuat kue sendiri di rumah agar kualitas bahan yang dipakai tetap terkontrol.

Dari rutinitas rumahan itulah tercetus inspirasi untuk mengembangkan usaha makanan penutup yang menyehatkan. Keduanya lantas mendirikan usaha bernama Yummy Bee pada tahun 2022.

“Untuk anak-anak, kami selalu menginginkan sesuatu yang sehat. Bahkan untuk memberikan kue, kami memilih membuatnya sendiri di rumah agar terhindar dari bahan pengawet,” ujar Sandeep.

Kembangkan Konsep Dessert Sehat

Yummy Bee mengusung konsep sajian penutup yang berbeda dari produk konvensional. Seluruh menu diracik tanpa menggunakan gula rafinasi, tepung terigu atau maida, gluten, maupun bahan pengawet tambahan.

“Kami menghindari gula rafinasi, maida, dan bahan pengawet dalam resep. Kami menggunakan bahan berbasis millet serta pemanis alternatif,” kata Sandeep.

Untuk merintis usaha tersebut, Sandeep dan Sonia merogoh kocek sebagai modal awal sebesar hampir 1 crore rupee atau setara dengan Rp1,9 miliar.

Pertumbuhan Bisnis yang Signifikan

Kerja keras dan ketekunan pasangan suami istri ini berbuah manis. Yummy Bee mencatatkan angka penjualan sekitar 23 crore rupee atau setara Rp43 miliar pada tahun keuangan 2025-2026.

Saat ini, valuasi bisnis Yummy Bee telah melonjak dan diperkirakan mencapai 130 crore rupee atau menyentuh angka Rp249 miliar. Pencapaian ini menunjukkan bagaimana sebuah gagasan sederhana dari dapur rumah dapat berkembang menjadi bisnis bernilai fantastis.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *