Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra memaparkan sejumlah hal penting yang wajib dipahami oleh para trader sebelum melakukan kegiatan trading di bursa berjangka komoditi.
Hal yang Wajib Dipahami Trader
Menurut Ariston, langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang trader adalah memahami secara mendalam mengenai produk dan mekanisme transaksi yang berlaku di bursa berjangka komoditi. Pemahaman tersebut sangat krusial agar setiap pelaku pasar mengerti betul bagaimana cara memperoleh keuntungan melalui bursa berjangka komoditi, seperti dilaporkan CNBC Indonesia.
Hal kedua yang tidak kalah penting adalah memastikan legalitas dari perusahaan pialang yang digunakan, apakah telah memiliki izin resmi atau belum. “Kemudian mereka juga harus tahu legalitas pialang itu apakah berizin atau bukan. Ini berpengaruh ke penyimpanan karena dana (pialang berizin) disimpan di rekening terpisah,” jelas Ariston dalam acara Road to CNBC Indonesia Awards 2026 ‘Best Futures Companies’, Kamis (29/10/2026).
Perubahan Perilaku dan Aset Pilihan
Ariston juga mengungkapkan adanya pergeseran perilaku dalam bertransaksi sejalan dengan situasi geopolitik global yang diwarnai ketidakpastian. Kondisi tersebut membuat para trader cenderung tidak menahan posisi atau aset mereka dalam jangka waktu yang lama seperti situasi normal sebelumnya.
“Jadi karena volatilitas tinggi, perubahan harga naik, jadi banyak nasabah tidak meng-hold posisi lebih lama, dalam hitungan hari mungkin,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa aset berjangka komoditi yang paling diminati oleh para trader saat ini adalah emas dengan porsi mencapai 90 persen, sedangkan sisanya dibagi untuk pilihan aset forex dan valuta asing.
“Minyak tidak tahu kenapa sedikit sekali. Kalau komoditas, mereka (trader) ke emas. Forex itu Euro-USD dan SGD-USD,” tutup Ariston.







