Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia akan terjadi pada November dan Desember 2026. Berdasarkan catatan CNN Indonesia, fenomena atmosfer global turut memengaruhi pergeseran jadwal musim hujan tahun ini.
Dampak El Nino dan Jadwal Musim Hujan
BMKG sebelumnya memperkirakan musim hujan mengalami kemunduran dari rata-rata klimatologisnya. Fenomena atmosfer berupa El Nino dengan intensitas kategori sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif meningkatkan suhu udara dan mengurangi potensi pertumbuhan curah hujan di Indonesia sepanjang musim kemarau 2026.
Kondisi kekeringan ekstrem yang diakibatkan oleh fenomena tersebut memengaruhi jadwal musim hujan tahun ini. BMKG menyebut sekitar 61 persen wilayah Indonesia mengalami kemunduran jadwal musim hujan dari tahun-tahun sebelumnya.
“Musim hujan rata-rata di seluruh Indonesia diperkirakan mundur sekitar dua hingga tiga dasarian, atau 20-30 hari, akibat pengaruh El Nino,” ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (26/10).
BMKG mengatakan awal musim hujan di Indonesia terjadi tidak bersamaan. Sebagian besar wilayah akan mulai memasuki musim hujan pada bulan November (24 persen luas daratan Indonesia) dan Desember (17 persen luas daratan Indonesia).
Selain mengalami kemunduran, musim hujan tahun ini juga diprediksi lebih singkat dengan karakteristik curah hujan yang lebih lebat. Oleh karena itu, BMKG menilai perlu adanya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi risiko bencana seperti banjir dan longsor.
“Musim hujan juga akan terakumulasi cukup banyak dalam durasi yang lebih pendek, dengan sifat hujan normal. Jadi, kita harus bersiap mulai sekarang,” kata Faisal.
Daftar Daerah Masuk Musim Hujan November dan Desember 2026
Wilayah yang akan memasuki musim hujan pada bulan November meliputi sebagian Sumatera, sebagian Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian kecil NTT, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan sebagian Papua Selatan.
Sementara itu, daerah yang memasuki musim hujan pada bulan Desember mencakup sebagian Lampung, sebagian besar Jawa, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian besar Sulawesi, serta Papua Selatan bagian selatan.





