Cristiano Ronaldo tidak diikutsertakan saat Al Nassr menjalani pertandingan tandang menghadapi Pakhtakor dalam ajang AFC Champions League Elite. Penyerang bintang tersebut sengaja disimpan di tengah situasi kawasan Timur Tengah yang sedang memanas.
Alasan Absennya Sang Bintang
Al Nassr melakoni pertandingan melawan Pakhtakor di Tashkent, Uzbekistan, pada Senin (2/11/2026) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, klub asal Arab Saudi itu sukses meraih kemenangan dengan skor telak 6-2, di mana Joao Felix menyumbangkan dua gol.
Dalam lawatan tersebut, pelatih Ange Postecoglou memutuskan untuk tidak membawa Ronaldo. Pemain yang kini berusia 41 tahun itu diistirahatkan bersama beberapa pemain bintang lainnya seperti Kingsley Coman dan Mohamed Simakan.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa keputusan memarkir Ronaldo juga dipicu oleh kondisi di Timur Tengah yang tidak kondusif. Konflik bersenjata yang sedang terjadi membuat peraih lima gelar Ballon d’Or tersebut akhirnya ditinggal di rumah.
Target 1.000 Gol dan Situasi Regional
Sebelumnya, pelatih Ange Postecoglou menyatakan bahwa Ronaldo disimpan semata-mata karena alasan menjaga kebugaran fisik. Kendati demikian, situasi keamanan yang memanas di kawasan Timur Tengah turut diyakini sebagai faktor pendukung keputusan tersebut.
Dampak dari situasi kawasan ini sebelumnya juga telah memengaruhi jadwal kompetisi. Pada pekan sebelumnya, pertandingan antara Al Nassr melawan Al Wasl dalam ajang AFC Champions League harus mengalami penundaan karena klub asal Uni Emirat Arab tersebut tidak berani melakukan penerbangan ke Arab Saudi.
Padahal, Cristiano Ronaldo saat ini sedang berambisi mengejar target mencetak 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya. Pada hari Jumat sebelumnya, ia baru saja mencetak gol ke-985 saat mengantarkan Al Nassr meraih kemenangan 5-3 atas Al Kholood, sehingga ia kini tinggal membutuhkan 15 gol lagi untuk mencapai angka seribu.
Sumber: Sport - Detikcom






