Perjalanan karier Richard Boccato berawal dari profesinya sebagai seorang bartender sebelum ia melihat peluang bisnis sebagai produsen es batu premium. Melalui perusahaan bernama Hundredweight Ice, bisnis yang ia dirikan kini mampu meraup omzet hingga miliaran rupiah setiap tahunnya.
Awal Mula Terjun ke Bisnis Es Batu
Sebelum dikenal luas sebagai pengusaha es di New York, Boccato bekerja bertahun-tahun di balik meja bar berbagai tempat ternama. Seperti dilaporkan Food – Detikcom, masalah muncul ketika ia mendapati pipa berusia 150 tahun menyalurkan air keran yang membuat es menjadi keruh menjelang pembukaan bar miliknya yang bernama Dutch Kills.
Kendala tersebut justru menjadi titik balik bagi kariernya setelah ia memperbaiki sistem filtrasi air dan belajar langsung dari studio pahat es profesional. Pada tahun 2011, Boccato bersama rekannya Ian Present mendirikan Hundredweight Ice usai membeli mesin Clinebell CB300X2 yang mampu mencetak dua balok es kristal seberat sekitar 136 kilogram setiap tiga hingga empat hari.
Proses Produksi dan Pertumbuhan Bisnis
Air keran di New York disaring berulang kali sebelum dibekukan secara perlahan agar menghasilkan es yang bebas dari gelembung udara. Balok-balok raksasa itu kemudian dipotong menggunakan gergaji pita serta dipahat secara manual menjadi bentuk kubus, bola, hingga ukiran dengan pesan khusus untuk acara tertentu.
Tanpa mengeluarkan biaya untuk iklan, pendapatan Hundredweight mengalami pertumbuhan sekitar 37 persen setiap tahunnya. Perusahaan ini memasok kebutuhan es untuk restoran-restoran berbintang Michelin serta ratusan klien bar di Kota New York meski tidak pernah menaikkan harga sejak tahun 2017.
“Saat ini kami memasok es ke lebih dari 20 restoran berbintang Michelin, dan jumlah klien kami di Kota New York mencapai angka ratusan,” kata Boccato seperti dikutip dari Business Insider.
Ia menjelaskan bahwa aktivitas produksi dimulai setiap hari antara pukul 05.00 hingga 06.00 pagi dan berakhir pukul 15.00 sore. Dalam sehari, mereka memotong sekitar 15.000 kubus es berukuran 2 inci atau sekitar 5 sentimeter serta memproduksi lebih dari 3 juta pon atau setara 1.360 ton es per tahun.
Sepanjang tahun 2025, omzet Hundredweight Ice tercatat mencapai sekitar USD 3 juta atau setara Rp54,3 miliar. Sementara itu, untuk tahun 2026, pihak manajemen memproyeksikan pendapatan dapat meningkat hingga USD 3,5 juta atau sekitar Rp63,4 miliar.
Sumber: Food - Detikcom






