Sport

AC Milan Payah di Liga Europa, Ruben Amorim Belum Menyerah

AC Milan Payah di Liga Europa, Ruben Amorim Belum Menyerah

AC Milan menunjukkan performa yang mengecewakan dalam empat pertandingan awal Liga Europa musim ini, yang membuat peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya menjadi sangat berat. Meski demikian, pelatih Ruben Amorim menegaskan bahwa dirinya belum mau menyerah di kompetisi antarklub Eropa tersebut.

Performa Buruk dan Posisi di Klasemen

Sejauh ini, Rossoneri hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat laga yang sudah dijalani. Satu-satunya hasil positif tersebut didapat saat mereka menaklukkan RB Salzburg dengan skor telak 4-0.

Namun, dalam tiga pertandingan lainnya, Milan harus mengakui keunggulan lawan-lawannya. Mereka dikalahkan oleh Benfica, Bournemouth, serta menelan kekalahan terbaru saat menghadapi Ferencvaros pada Jumat (6/11/2026) dini hari WIB.

Akibat rentetan hasil minor tersebut, Milan kini terpuruk di papan bawah klasemen sementara Liga Europa. Mereka baru mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan yang sudah dilangsungkan.

Sikap Ruben Amorim

Situasi ini membuat jalan Milan untuk mengamankan tiket lolos menjadi terjal dengan sisa empat pertandingan di fase liga. Terlebih lagi, Ruben Amorim sebelumnya juga sempat menyatakan bahwa kedalaman skuadnya saat ini belum sepenuhnya siap untuk bersaing secara kompetitif di tiga ajang sekaligus.

Kendati demikian, juru taktik asal Portugal tersebut memastikan timnya tidak akan begitu saja melepas Liga Europa. Menurutnya, hal yang paling utama adalah menampilkan permainan yang kompetitif dan turun ke lapangan dengan pola pikir yang benar, sebab klub sebesar Milan tidak boleh merasa kalah sebelum pertandingan dimulai.

Mantan manajer Manchester United itu menyatakan kepada Sky Sport Italia bahwa dirinya memang wajib memikirkan kompetisi Serie A, namun penampilan yang baik di Liga Europa juga tetap menjadi kebutuhan tim.

“Saya harus memikirkan Serie A, pastinya. Tapi kami perlu tampil baik juga di Liga Europa. Kami bisa dan harus memenangi pertandingan meski ada rotasi skuad,” ujar Amorim.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental untuk bertanding serta meraih kemenangan setiap tiga hari, sebuah aspek yang menurutnya belum sepenuhnya dikuasai tim saat ini. Walaupun demikian, ia memastikan perjuangan akan terus berlanjut.

“Kami harus siap bertanding dan menang setiap tiga hari sekali dan sekarang ini kami tidak demikian. Meski begitu, saya tidak akan menyerah di kompetisi ini,” tutur Amorim.

“Selama masih memungkinkan secara matematis, kami akan berjuang sama seperti yang lainnya,” imbuhnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *