Insiden kebakaran melanda area dapur restoran Solaria di Blok M Square, Jalan Melawai 5 Nomor 15 RT 03 RW 01, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/11). Pihak kepolisian menduga kobaran api dipicu oleh kebocoran gas.
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru AKP Andre Simamora membenarkan dugaan awal penyebab insiden tersebut. “Jadi tadi memang benar bahwa ada kejadian kebakaran yang disebabkan kemungkinan besar karena kebocoran gas,” ujar Andre saat dihubungi wartawan, seperti dilaporkan detikcom, Jumat (6/11).
Kronologi dan Penanganan Kebakaran
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menerima laporan kejadian pada pukul 16.14 WIB. Kasiops Sudin Gulkarmat Jaksel Sjukri Bahanan menyampaikan mengenai area yang dilahap si jago merah. “Obyek yang terbakar area dapur Solaria Blok M Square,” kata Sjukri, Jumat (6/11).
Peristiwa kebakaran tersebut bermula ketika seorang karyawan restoran berupaya mengganti tabung gas yang telah habis dengan tabung gas baru. Namun, penggantian dilakukan saat api kompor masih menyala, sehingga kobaran api seketika menyambar tabung gas baru dan mengenai dua pekerja di lokasi.
Petugas pemadam kebakaran mulai melakukan penanganan di lokasi pada pukul 16.22 WIB dan operasi pemadaman dinyatakan rampung pada pukul 16.35 WIB. Sebelum petugas tiba, tim keamanan mal telah berupaya memadamkan titik api menggunakan peralatan hidran serta dukungan sistem sprinkler yang ada di dalam gedung.
Empat Korban Dilarikan ke RSPP
Akibat peristiwa ini, sebanyak empat orang mengalami luka-luka dan seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Kebayoran Baru. Tiga korban menderita luka bakar ringan hingga sedang, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka yang cukup parah.
“Dan untuk korban, sejauh ini ada empat orang. Keempatnya itu baru satu orang yang sudah sadar ya, atau sudah siuman, dalam arti kita bisa mintakan keterangan minimal dari identitas,” jelas Andre.
Andre menambahkan bahwa korban yang mengalami kondisi parah menderita luka bakar lebih dari 50 persen. Luka bakar tersebut mengenai area bagian wajah hingga menjangkau ke area punggung korban.
Sumber: News - Detikcom







