Hiburan

Reese Witherspoon Pangkas Separuh Karyawan Hello Sunshine

Reese Witherspoon Pangkas Separuh Karyawan Hello Sunshine

Reese Witherspoon memangkas karyawan perusahaannya, Hello Sunshine, hingga separuh setelah kembali membeli media itu dari Candle Media.

Pembelian Kembali dan Pengurangan Staf

Reese Witherspoon mendirikan perusahaan tersebut pada 2016, kemudian Candle Media mengakuisisi saham dominan pada 2021. Pada awal Oktober 2026, lewat dukungan konglomerat Prancis, Mediawan, Witherspoon membeli kembali perusahaan tersebut dengan nilai yang jauh lebih rendah daripada US$900 juta yang pernah dibayarkan Candle Media.

Kini, setelah hanya beberapa minggu memegang kendali, Witherspoon telah melepas sekitar 30 karyawan yang setara sekitar 50 persen dari total staf Hello Sunshine.

Seperti diberitakan Variety, sejumlah sumber mengatakan pemutusan hubungan kerja ini karena Hello Sunshine akan lebih berfokus pada proyek film dan televisi serta merek Reese’s Book Club. Sementara itu, divisi yang melayani konsumen secara langsung ditiadakan, dan perwakilan Hello Sunshine menolak untuk memberikan komentar terkait kabar tersebut.

Sejarah Pengurangan Karyawan

Meski kendali Witherspoon dan Mediawan atas Hello Sunshine tergolong baru, perusahaan ini sebenarnya tidak asing dengan pengurangan karyawan. Di bawah kepemimpinan Candle Media, perusahaan ini telah mengalami setidaknya empat kali pemutusan hubungan kerja dalam dua tahun terakhir, yang terutama berdampak pada departemen konten non-skrip serta Sunnie, merek jenama gaya hidup yang menyasar generasi Z.

Pada 2023, Candle Media juga menutup unit konten anak-anak dan animasi milik Hello Sunshine. Kemudian pada 2024, mereka menggabungkan divisi live-action, termasuk milik Hello Sunshine, ke dalam Candle Studios. Divisi itu sempat dipimpin oleh CEO Hello Sunshine, Sarah Harden, hingga ia mengundurkan diri setahun kemudian.

Saat mengambil alih kembali Hello Sunshine, Witherspoon menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hal terbaik masih akan datang. Mediawan telah membangun studio independen berskala global dengan menempatkan para kreator sebagai prioritas utama, yang disebutnya sebagai visi yang selalu ia miliki untuk Hello Sunshine.

Ia berinvestasi bersama Mediawan serta bergabung dengan Pierre-Antoine Capton dan timnya karena wadah tersebut dianggap sempurna untuk lanskap media baru ini dan ibarat pulang ke rumah.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *