Ekonomi & Bisnis

Laba Bersih CBDK Melonjak 39 Persen Jadi Rp1,82 Triliun

Laba Bersih CBDK Melonjak 39 Persen Jadi Rp1,82 Triliun

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,82 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Capaian tersebut melonjak 39 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kenaikan laba bersih perseroan berjalan seiring dengan perolehan pendapatan yang menyentuh Rp2,56 triliun, atau tumbuh 11 persen. Penjualan serta serah terima kavling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 menjadi pendorong utama kinerja keuangan tersebut.

Penjualan Kavling Komersial Jadi Penopang Utama

Segmen serah terima kavling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 mencatatkan peningkatan hingga 67 persen secara tahunan. Kontribusi lini bisnis ini mendominasi penerimaan perseroan dengan porsi mencapai sekitar 80 persen dari total pendapatan CBDK.

Selain kavling tanah komersial, perkembangan kawasan terpadu CBDK turut didukung kelancaran serah terima sejumlah produk komersial lainnya di area PIK2, Tangerang. Proyek-proyek tersebut mencakup area SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, hingga Rukan Little Siam.

Dari sisi neraca keuangan, perseroan mencatatkan total aset senilai Rp22,4 triliun per 30 September 2026. Sementara itu, total ekuitas naik 12 persen menjadi Rp13,7 triliun dibandingkan akhir tahun sebelumnya, disertai posisi kas bersih (net cash) yang berada di level Rp3,4 triliun.

Ekspansi Kawasan dan Fasilitas MICE

Direktur CBDK Steven Kusumo menyambut positif capaian kinerja perseroan hingga kuartal ketiga 2026 di tengah tantangan pemulihan industri. Steven menuturkan, perseroan memiliki cadangan lahan strategis seluas 691 hektare di kawasan Tangerang, Banten, yang siap dimaksimalkan untuk proyek-proyek bernilai tambah.

“Pencapaian CBDK sampai dengan September 2026 mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga pertumbuhan kinerja di tengah dinamika industri yang masih belum sepenuhnya pulih,” ujar Steven dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).

Pengembangan ekosistem kawasan pesisir terpadu ini juga ditopang keberadaan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang telah menggelar 51 acara. Di saat bersamaan, CBDK tengah membangun fasilitas akomodasi pendukung berupa Hotel Hilton PIK2.

Hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan kapasitas 271 kamar itu ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2027. Fasilitas ini disiapkan untuk menyerap potensi pasar kegiatan meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE), didukung lokasi strategis dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta rencana peningkatan konektivitas melalui akses Jalan Tol Kataraja.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *