Sport

Prediksi AC Milan Vs Inter: Nerardi Diunggulkan Supercomputer

Prediksi AC Milan Vs Inter: Nerardi Diunggulkan Supercomputer

Inter Milan lebih diunggulkan untuk memenangi laga Derby della Madonnina melawan AC Milan. Meskipun demikian, Nerazzurri sebenarnya justru dibayangi oleh catatan buruk karena sudah tujuh kali beruntun gagal mengalahkan rival sekotanya tersebut.

AC Milan dijadwalkan menjamu Inter Milan di San Siro pada lanjutan Serie A 2026/2027, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. Walaupun berstatus sebagai tim tamu, Inter datang dengan membawa modal yang impresif di liga. Pasukan yang diasuh oleh Cristian Chivu tersebut belum tersentuh kekalahan dalam sembilan pertandingan Serie A musim ini dengan mengumpulkan 25 poin dari delapan kemenangan serta satu hasil imbang.

Berdasarkan perhitungan supercomputer Opta, Inter memiliki peluang kemenangan sebesar 46,9 persen. Di sisi lain, kemungkinan bagi AC Milan untuk mengamankan tiga poin berada di angka 28,2 persen, sementara peluang pertandingan berakhir dengan hasil imbang diprediksi sebesar 24,9 persen.

Inter juga tengah mencatatkan salah satu start terbaik dalam sejarah klub di ajang Serie A. Memakai sistem tiga poin untuk kemenangan, perolehan 25 poin dari sembilan pertandingan ini menyamai catatan terbaik mereka yang sebelumnya diukir pada musim 1966/1967 dan 1988/1989.

Sebaliknya, AC Milan membawa catatan yang kurang meyakinkan ketika bertindak sebagai tuan rumah. Rossoneri tercatat sudah menelan lima kekalahan kandang di Serie A sepanjang tahun 2026. Merujuk data Opta, baru lima kali dalam rentang 50 tahun terakhir Milan mengalami jumlah kekalahan kandang sebanyak itu dalam satu tahun kalender.

Inter Punya Catatan Buruk dalam Tujuh Derby Terakhir

Kendati lebih unggul dalam persaingan klasemen Serie A selama beberapa musim terakhir, Inter justru selalu kesulitan ketika harus menghadapi Milan dalam duel langsung. Inter selalu finis di atas Milan dalam delapan dari sembilan musim terakhir, dengan satu-satunya pengecualian terjadi pada musim 2021/2022 saat Rossoneri keluar sebagai juara Serie A.

Namun, dominasi di klasemen tersebut tidak tecermin dalam hasil pertandingan derby akhir-akhir ini. Inter gagal memenangi tujuh pertemuan terakhir melawan Milan di semua ajang, dengan rincian dua kali bermain imbang dan menderita lima kekalahan.

Catatan tersebut menjadi periode paling buruk bagi Inter saat menghadapi rival sekota mereka sejak melewati 10 pertandingan tanpa kemenangan dari November 2002 hingga April 2005. Rangkaian hasil negatif itu mencakup tiga kekalahan dalam empat bentrokan terakhir di Serie A, sementara satu laga lainnya tuntas imbang. Inter juga sempat takluk dari Milan pada final Supercoppa Italiana bulan Januari 2025 serta tersingkir lewat kekalahan agregat di babak semifinal Coppa Italia pada musim yang sama.

Lebih menyakitkan lagi bagi Inter, Milan sukses menyapu bersih kemenangan dalam dua pertemuan liga musim 2025/2026 dengan skor identik 1-0. Hasil tersebut menempatkan Cristian Chivu sebagai pelatih Inter ketiga yang menelan kekalahan dalam dua pertandingan pertamanya menghadapi Milan di semua kompetisi, mengikuti jejak Giuseppe Meazza pada 1947 serta Giuseppe Chiappella dalam rentang 1975 sampai 1976.

Peluang Inter Juara Serie A Lebih Besar

Opta turut melakukan simulasi mengenai peluang juara Serie A 2026/2027. Dalam proyeksi tersebut, Inter ditempatkan sebagai kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar juara.

Skuad asuhan Chivu mempunyai peluang sebesar 54,4 persen untuk kembali merengkuh trofi. Sementara itu, peluang Milan dalam memperebutkan Scudetto hanya diperkirakan di angka 3,3 persen.

Roma justru dinilai memegang peluang lebih besar untuk menjadi pesaing terdekat Inter dengan persentase 15,6 persen, disusul Como dengan 12,8 persen, serta Lazio sebesar 11,8 persen.

Seluruh angka persentase tersebut merupakan hasil dari simulasi supercomputer Opta dan bukan merupakan kepastian atas hasil akhir kompetisi maupun jalannya pertandingan derby.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *