Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United diprediksi akan ditentukan dalam pertandingan melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10). Posisi sang juru taktik kini berada di ujung tandang menyusul rentetan hasil buruk yang menimpa Setan Merah.
Kondisi Tim Jelang Laga
Chelsea menyongsong laga ini dengan catatan yang lebih positif. The Blues bertengger di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 13 poin dari delapan pertandingan, sementara MU tertahan di posisi ke-16.
Dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang, skuad asuhan Xabi Alonso mengemas dua kemenangan atas Bournemouth dan Everton, sekali hasil imbang, serta dua kekalahan. Sebaliknya, kondisi MU sangat mengkhawatirkan karena gagal memetik kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, ditambah isu internal yang melanda tim.
Tekanan terhadap Carrick kian menggunung akibat situasi tersebut. Bukan sekadar kesulitan mendulang kemenangan, posisi MU di klasemen juga mulai mendekati zona degradasi, sehingga duel di markas Chelsea menjadi momen krusial untuk memutus tren negatif.
Badai Cedera Pemeran Utama MU
Situasi sulit Carrick semakin diperparah oleh absennya sejumlah pilar akibat cedera. Manuel Ugarte, Benjamin Sesko, Patrick Dorgu, dan Luke Shaw dipastikan belum bisa tampil karena masih menjalani proses pemulihan.
Ketiadaan Sesko memaksa Carrick memutar otak untuk mencari pengganti di lini depan. Dalam beberapa kesempatan terakhir, Bryan Mbeumo kerap diandalkan meski memiliki karakteristik permainan yang berbeda dari Sesko.
Di tengah keterpurukan tersebut, secercah harapan datang dari rekor pertemuan kedua kesebelasan. Catatan memperlihatkan bahwa Chelsea kesulitan saat menghadapi MU karena hanya mampu mendulang dua kemenangan dari 17 bentrokan terakhir di ajang Premier League.
Persiapan Tuan Rumah
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menyatakan timnya telah melakukan persiapan secara optimal menghadapi MU. Ia memberikan perhatian khusus terhadap potensi ancaman yang datang dari lini serang lawan, khususnya dari sektor kanan.
“Ini soal mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa bertanding dengan performa terbaik. Kami harus mengendalikan serangan-serangan yang berlebihan di sisi kanan,” ujar Alonso seperti dilaporkan CNN Indonesia.





