Kontingen Indonesia berhasil menambah perolehan emas menjadi 14 keping setelah Partin memecahkan rekor Asian Para Games 2026.
Rekor Baru dan Kemenangan di Cabor Atletik
Partin finis terdepan di cabang olahraga atletik nomor T63 putra 100 meter di Stadion Nagoya City Mizuhi Park Athletic, Nagoya, pada Jumat (23/10). Ia mencatat waktu 12,37 detik sekaligus memecahkan rekor kejuaraan tersebut.
“Alhamdulillah dapat mengulang medali emas lagi untuk Indonesia. Perasaannya luar biasa, senang sekali karena memang prosesnya juga sudah lumayan lama,” ujar Partin usai perlombaan, seperti dilaporkan CNN Indonesia.
Medali perak pada nomor ini direbut oleh wakil Thailand, Phalathip Khamta, dengan catatan waktu 12,72 detik. Sementara itu, medali perunggu disabet oleh atlet asal Sri Lanka, Charitha Indrapala, yang menorehkan waktu 13,39 detik.
Tambahan Emas dari Para Badminton dan Posisi Klasemen
Selain dari atletik, Indonesia juga memborong medali dari cabang olahraga para badminton. Leani Ratri Oktila bersama Hikmat Ramdani mempersembahkan medali emas usai mengalahkan pasangan India, Thulasimathi dan Kumar Nitesh, pada partai final ganda campuran SL3-SU5 melalui pertarungan tiga gim dengan skor 11-21, 21-19, 21-14.
Medali emas berikutnya disumbangkan oleh pasangan Rina Marlina dan Subhan dari nomor ganda campuran SH6. Mereka menaklukkan wakil China, Shuangbao Lin dan Qingtao Zeng, lewat kemenangan 21-16, 11-21, 21-15.
Secara keseluruhan, kontingen Merah Putih kini mengumpulkan 14 medali emas, 20 perak, dan 37 perunggu. Perolehan tersebut menempatkan Indonesia di peringkat kedelapan klasemen sementara, sekaligus menjauhi Kazakhstan dengan 12 emas, 16 perak, dan 22 perunggu, serta meninggalkan Malaysia yang mengoleksi enam emas, delapan perak, dan 13 perunggu.




