Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se Young, memutuskan untuk mundur dari ajang Kumamoto Masters 2026. Meskipun demikian, seperti dilaporkan CNN Indonesia, ia dipastikan tetap akan tampil di turnamen Korea Open yang dijadwalkan mulai Selasa (3/11).
Keputusan Mundur dan Jadwal Padat
Berdasarkan daftar pemain dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), An menarik diri dari Kumamoto Masters 2026 yang rencananya digelar di Jepang pada 10-15 November. Selain An, dua wakil Korea Selatan lainnya yaitu Kim Ga Eun dan Sim Yu Jin turut tercatat mengundurkan diri dari turnamen tersebut.
Belum ada keterangan resmi terkait alasan mundurnya An dari Kumamoto Masters. Kendati demikian, langkah tersebut diambil setelah ia melakoni rentetan turnamen yang sangat padat menyusul raihan medali emas tunggal putri Asian Games 2026, serta penampilan beruntun di Denmark Open dan French Open.
Selama rangkaian turnamen itu, An sempat memperlihatkan indikasi kelelahan fisik. Ia sempat mengalami kendala pada kaki kanan saat babak final Denmark Open, sementara pada final French Open lutut kanan dan betisnya tampak dibalut perban.
Situasi ini membuat An mengakui bahwa beban pertandingan yang ia jalani tergolong berat. Seusai laga perempat final French Open, ia menyatakan rasa syukurnya masih mampu terus bertanding di tengah tekanan fisik yang masif.
“Saya sangat bersyukur masih bisa bertanding. Saya berusaha tidak terlalu memikirkan kondisi fisik saat bertanding, tapi memang terasa sangat melelahkan,” ucap An Se Young, seperti dikutip dari Osen.
Sebelumnya, An sempat membuka opsi untuk absen di Korea Open. Usai merengkuh gelar juara French Open, ia menyebutkan rencana untuk beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum menentukan keikutsertaannya.
“Saya akan beristirahat sambil melanjutkan rutinitas pemulihan saya. Kemudian, saya akan memutuskan apakah akan ikut serta dalam Korea Open atau beristirahat lebih lama,” tutur An.
Peluang Catat Rekor Gelar
Kepastian turun di Korea Open menjadi kabar positif bagi para pendukung bulu tangkis tuan rumah. An dijadwalkan bertanding di ajang yang diselenggarakan di Yeosu pada 3-8 November tersebut.
Ajang itu membuka peluang baginya untuk memburu gelar juara ke-11 pada musim ini di hadapan publik sendiri. Sepanjang tahun 2025, An sukses mengumpulkan 11 gelar dalam semusim dan menyamai rekor tunggal milik legenda Jepang, Kento Momota.
Apabila kembali keluar sebagai juara, An Se Young bakal membukukan catatan dua musim beruntun dengan koleksi 11 gelar. Kendati demikian, persaingan diprediksi tetap sengit meski sejumlah pebulu tangkis China seperti Wang Zhi Yi, Chen Yu Fei, dan Han Yue memutuskan mundur.
Juara bertahan asal Jepang, Akane Yamaguchi, dipastikan tetap ambil bagian meski memiliki rekor 10 kekalahan beruntun saat berhadapan dengan An. Di sisi lain, absennya An Se Young dari Kumamoto Masters membuka kesempatan bagi Yamaguchi untuk merebut titel di publik sendiri, dengan turnamen tersebut tetap diramaikan pemain kuat seperti Ratchanok Intanon, Putri Kusuma Wardani, serta Tomoka Miyazaki.







