Tren perjalanan wisata masyarakat Indonesia terus mengalami perkembangan, salah satunya ditandai dengan peningkatan peminat umrah mandiri. Perjalanan ibadah ke Tanah Suci yang direncanakan sendiri oleh jemaah ini mulai dilirik seiring dengan kemudahan pengaturannya.
Tren Umrah Mandiri dan Persyaratannya
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa menyatakan bahwa umrah mandiri menjadi salah satu tren perjalanan yang mulai tumbuh di tengah peningkatan kebutuhan wisata ramah Muslim. Menurut Gaery, kemudahan merencanakan perjalanan menjadi faktor utama masyarakat melirik opsi tersebut.
“Yang menariknya itu sekarang ada tren yang lagi pelan-pelan mulai growing, yaitu umrah mandiri sebenarnya,” kata Gaery dalam konferensi pers Online Tiket Week (OTW) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026), seperti dilaporkan CNBC Indonesia.
Ia menjelaskan, perjalanan umrah kini dinilai tidak serumit sebelumnya. Kendati demikian, masyarakat tetap wajib memahami sejumlah persyaratan, terutama terkait pengurusan visa dan dokumen perjalanan.
“Sebenarnya umrah mandiri itu sesuatu yang menarik karena sekarang untuk umrah sudah enggak seribet dulu. Kasarnya sudah bisa dengan mandiri pergi, cuma memang harus ada pengurusan visanya kan spesial,” ujarnya.
Melihat perkembangan tersebut, platform tiket.com mulai menyediakan informasi lebih komprehensif mengenai umrah mandiri di aplikasi mereka. Fitur khusus ini dihadirkan untuk membantu masyarakat yang ingin mendalami tata cara perjalanan ibadah mandiri.
“Di social media kita, di apps juga sekarang sudah ada tempat tersendiri untuk mencari informasi mengenai umrah mandiri. Itu sudah kita highlight sekarang,” jelas Gaery.
Meskipun prosesnya semakin mudah, Gaery tetap mengingatkan pentingnya mencari informasi yang akurat sebelum keberangkatan agar jemaah terhindar dari kesalahan mengingat adanya persyaratan khusus.
“Kalau sekarang ternyata sudah sangat mudah, tapi mereka harus mencari informasinya terlebih dahulu supaya jangan sampai salah,” tuturnya.
Destinasi Wisata Ramah Muslim ke Jepang dan China
Selain umrah mandiri, tiket.com turut mengamati lonjakan kebutuhan informasi perjalanan ramah Muslim untuk tujuan internasional seperti Jepang dan China. Gaery menyebut kedua negara itu kini semakin menarik minat wisatawan Indonesia, meski pelancong Muslim kerap menghadapi kendala dalam menemukan makanan serta akomodasi halal.
“Orang Indonesia sekarang lagi cukup banyak ke China, ke Jepang. Memang untuk destinasi tersebut secara default agak sulit untuk mencari akomodasi dan mungkin makanan halal. Itu agak tricky sebenarnya,” terang Gaery.
Sebagai solusi, pihak tiket.com berinisiatif menghadirkan informasi tambahan untuk mempermudah wisatawan Muslim yang ingin berkunjung ke kedua kawasan tersebut.
“Tapi sekarang kita siapkan informasi-informasi lebih supaya kita lebih mudah pada saat bepergian ke Jepang dan ke China. Itu sesuatu yang memang sangat kita highlight,” pungkasnya.

