Hari ketiga Ellenka Barista Festival 2026 di Puri Indah Mall, Jakarta, menghadirkan tantangan Coffee Market Challenge bagi enam tim barista terpilih. Dalam tantangan ini, mereka diuji untuk menjual produk minuman kepada pengunjung dengan batasan waktu riset dan pengembangan (R&D) serta bahan baku yang terbatas.
Rebutan Bahan dan R&D Singkat
Persiapan tantangan dimulai dengan pengundian tim secara acak yang dilanjutkan dengan sesi perebutan bahan baku. Meifa, barista asal Bali dari tim Black Kindly, mengungkapkan kepada detikFood bahwa menu andalan mereka tercipta secara tidak sengaja karena bahan awal yang diinginkan tidak tersedia. Menu bernama Es Kopbar tersebut memadukan susu kelapa dari Ellenka, *roasted barley*, dan pandan.
Meifa menjelaskan kepada detikFood pada Jumat (30/10) bahwa timnya mulanya merencanakan penggunaan sirup kayu manis. Namun, dalam tantangan belanja tersebut, mereka tidak mendapatkan sirup yang dicari dan justru memperoleh *barley* sehingga harus menyesuaikan racikan.
Kendala serupa dialami oleh tim Breewly. Ical mengatakan kepada detikFood bahwa mereka harus melakukan R&D ulang pada pagi hari karena beberapa sirup pilihan mereka habis dalam sesi rebutan.
Para peserta hanya diberikan waktu 15 menit untuk berebut dan berbelanja berbagai bahan seperti kopi, susu, krimer, dan sirup. Secara keseluruhan, rata-rata tim menghabiskan waktu antara satu hingga dua jam untuk meriset menu yang mereka jajakan.
Satrio, barista asal Jakarta, menuturkan bahwa R&D menu dilakukan selama dua jam dengan konsep memaksimalkan bahan yang dibeli agar menghasilkan variasi produk yang banyak dari satu bahan dasar yang sama.
Sistem Penukaran Token untuk Bahan Tambahan
Selama tantangan berlangsung, setiap tim diperbolehkan menambah stok bahan yang telah habis dengan menukarkannya menggunakan token dari pengunjung. Jenis bahan tambahan yang ditukar tidak harus sama dengan stok pada persiapan awal.
Berbagai bahan lengkap seperti biji kopi, sirup, krimer, hingga *milk powder* tersedia di atas meja area khusus. Setiap bahan memiliki nilai tukar bervariasi antara 8 hingga 35 token, dengan batas maksimal penukaran sebanyak tiga kali bagi masing-masing tim.
Sumber: Food - Detikcom






