Daftar Isi
Arsenal lebih diunggulkan oleh supercomputer untuk mengalahkan Liverpool dalam pertandingan besar pekan kesembilan Liga Inggris musim 2026/2027. Meskipun demikian, tim berjuluk The Gunners tersebut membawa catatan buruk karena sudah 13 pertandingan Premier League beruntun tanpa meraih kemenangan saat bertandang ke Anfield.
Peluang Kemenangan Menurut Supercomputer Opta
Liverpool dijadwalkan menjamu Arsenal di Stadion Anfield pada Minggu (1/11/2026) malam WIB. Berdasarkan simulasi dari supercomputer Opta yang dilaporkan oleh Sport Detikcom, Arsenal mempunyai peluang menang sebesar 41,4 persen. Persentase tersebut berada di atas peluang kemenangan Liverpool yang tercatat sebesar 33 persen.
Sementara itu, sisa peluang sebesar 25,6 persen menunjukkan kemungkinan pertandingan berakhir dengan hasil imbang. Berdasarkan simulasi tersebut, Arsenal tercatat sebagai satu-satunya tim tamu yang lebih diunggulkan oleh superkomputer Opta dalam rangkaian pertandingan Liga Inggris pekan ini.
Tantangan Rekor Buruk di Anfield
Kendati diunggulkan, statistik pertandingan tandang di Anfield menghadirkan tantangan berat bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Arsenal tercatat tidak pernah meraih kemenangan dalam 13 lawatan terakhir ke kandang Liverpool di ajang Premier League, dengan rincian lima kali hasil imbang dan delapan kali menelan kekalahan.
Kemenangan tandang terakhir yang diraih Arsenal atas Liverpool di kompetisi liga terjadi pada musim 2012/2013 melalui skor 2-0. Apabila kembali gagal meraih kemenangan pada akhir pekan ini, Arsenal dipastikan mencatatkan rekor 14 pertandingan tandang beruntun tanpa kemenangan di Anfield untuk pertama kalinya sepanjang sejarah mereka di kompetisi liga.
Catatan serupa pernah dialami Arsenal ketika mereka gagal menang dalam 13 kunjungan ke Anfield pada kurun waktu musim 1975/1976 sampai 1987/1988. Rentetan hasil negatif tersebut akhirnya terputus lewat kemenangan 2-0 pada pertandingan pemungkas musim 1988/1989, yang sekaligus membawa Arsenal keluar sebagai juara First Division.
Catatan Produktivitas Gol dan Performa Kedua Tim
Duel antara Liverpool dan Arsenal juga memiliki rekam jejak historis dalam menghasilkan banyak gol. Sebanyak 19 pertemuan Premier League sejak Januari 2016 hingga Mei 2025 selalu diwarnai terciptanya minimal dua gol, dengan total mencapai 78 gol atau rata-rata 4,1 gol per pertandingan.
Namun, tren produktivitas tinggi tersebut mengalami pergeseran pada musim lalu. Sepanjang dua pertemuan Premier League musim 2025/2026, kedua tim hanya menghasilkan total satu gol saja, di mana Liverpool menang 1-0 di Anfield dan laga di markas Arsenal berakhir imbang tanpa gol. Catatan itu menjadikan Liverpool sebagai satu-satunya tim yang mampu membuat Arsenal gagal mencetak gol dalam dua pertemuan liga pada musim tersebut.
Di sisi lain, Liverpool memiliki motivasi tambahan untuk menjaga tren positif mereka setelah sukses menaklukkan Brentford serta Brighton dalam dua pertandingan Premier League terakhir. Saat menghadapi Liverpool, kedua lawan tersebut masing-masing menempati peringkat keempat dan ketiga klasemen sementara.
Menjelang pekan kesembilan, Arsenal sendiri berada di posisi kedua klasemen. Jika Liverpool mampu mengamankan kemenangan, The Reds akan tercatat sebagai tim pertama sejak Manchester United pada tahun 2009 yang sanggup mengantongi tiga kemenangan beruntun di liga melawan tim-tim yang semuanya menghuni empat besar klasemen ketika pertandingan berlangsung.
Manchester United terakhir kali membukukan catatan tersebut pada Agustus dan September 2009, saat mereka menundukkan Arsenal di peringkat ketiga, Tottenham Hotspur di peringkat kedua, dan Manchester City di posisi keempat. Kini, Liverpool memiliki kesempatan menyamai pencapaian itu, sementara Arsenal bertekad mematahkan rekor buruk mereka di Anfield.
Sumber: Sport - Detikcom







