Balapan Moto3 Australia 2026 batal digelar sehingga Veda Ega Pratama dan para pesaingnya tidak bertarung di atas lintasan. Pertanyaan pun muncul mengenai apakah sang pembalap tetap berhak membawa pulang poin setelah sukses mengamankan posisi start terdepan.
Perjalanan Veda Ega Pratama Rebut Pole Position
Veda menorehkan penampilan impresif sepanjang sesi kualifikasi Moto3 Australia 2026. Meskipun harus berjuang dari babak Q1, rider andalan Honda Team Asia tersebut berhasil melaju mulus ke sesi Q2.
Ketika tampil di Q2, Veda membuktikan kecepatan optimalnya di atas kuda besi Honda NSF250RW. Pebalap muda asal Indonesia itu sukses mencatatkan waktu tercepat dan berhak memulai balapan dari grid terdepan.
Impian menyaksikan Veda memimpin barisan start di Sirkuit Phillip Island akhirnya kandas setelah pengelola resmi meniadakan seluruh rangkaian balapan Moto3 Australia 2026.
Pihak MotoGP memberikan penjelasan melalui akun X mengenai alasan pembatalan tersebut. Penyelenggara menyatakan bahwa penundaan akibat jarak pandang yang sangat buruk mengganggu operasional helikopter medis, sehingga diputuskan untuk membatalkan balapan Moto3 di Grand Prix Australia.
Aturan Resmi Poin Balapan yang Dibatalkan
Berdasarkan panduan dalam buku peraturan resmi MotoGP, terdapat ketentuan spesifik terkait pembagian poin apabila sebuah balapan terpaksa ditiadakan.
Pasal 1.25.2 menegaskan bahwa tidak ada perolehan poin sama sekali bagi para pebalap apabila sebuah ajang balap dibatalkan.
Aturan tersebut menjelaskan bahwa jika hasil hitungan memperlihatkan pebalap belum menuntaskan tiga putaran, maka perlombaan tersebut dianggap tidak sah.
Regulasi MotoGP terkait pembatalan menegaskan bahwa apabila balapan mustahil untuk dilanjutkan kembali, maka agenda tersebut dinyatakan batal dan sama sekali tidak dimasukkan ke dalam perhitungan klasemen kejuaraan.
Konsekuensinya, Veda bersama seluruh pebalap Moto3 lainnya dipastikan pulang tanpa raihan poin dari seri akhir pekan ini.





