Para pembalap MotoGP 2026 tidak beradu kebut dalam balapan di Sirkuit Phillip Island dan hanya mengendarai motor untuk melakukan lap perpisahan. Pembatalan ini membuat tidak ada perubahan pada posisi di papan atas klasemen sementara.
Penyebab Pembatalan GP Australia 2026
Rangkaian ajang MotoGP, Moto2, dan Moto3 Australia 2026 batal dilaksanakan pada Minggu (25/10) akibat terkendala faktor kondisi cuaca. Hujan deras yang turun sejak pagi hari membuat udara di sekitar sirkuit menjadi berkabut.
Menurut laporan CNN Indonesia, lintasan basah bukanlah faktor utama penyebab pembatalan, melainkan jarak pandang yang sangat minim. Visibilitas yang tidak normal akibat kabut tebal tersebut membuat operasional helikopter medis terganggu.
Helikopter medis memegang peranan krusial dalam balapan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island karena rumah sakit terdekat hanya bisa ditempuh lewat jalur udara. Atas alasan gangguan operasional pada helikopter medis itulah seluruh rangkaian balapan resmi ditiadakan.
Situasi Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Tanpa adanya balapan dalam sesi full race, tidak terjadi perubahan susunan posisi pada klasemen pembalap MotoGP 2026. Seluruh perolehan angka masih tetap sama persis seperti setelah sesi sprint race MotoGP Australia 2026 rampung.
Marc Marquez kokoh menempati peringkat pertama dengan mengantongi 365 poin. Ia unggul 10 poin atas Jorge Martin yang berada tepat di bawahnya pada peringkat kedua dengan koleksi 355 poin.
Sementara itu, Marco Bezzecchi menempati posisi ketiga dengan raihan 315 poin. Bezzecchi sekaligus tercatat sebagai pembalap terakhir yang mampu menembus perolehan angka di atas 300 poin.
Persaingan ketat juga terjadi pada zona lima besar antara Pedro Acosta dan Ai Ogura yang terpaut jarak tipis. Acosta menduduki peringkat keempat dengan mengumpulkan 263 poin atau unggul empat angka saja dari Ogura yang mengoleksi 259 poin.
Deretan peringkat enam hingga 10 masing-masing diisi oleh Fabio Di Giannantonio dengan 252 poin, Raul Fernandes dengan 236 poin, Alex Marquez dengan 181 poin, Francesco Bagnaia dengan 166 poin, serta Fermin Aldeguer yang mengemas 125 poin.



