Pembalap MotoGP Jack Miller meluapkan kemarahannya terhadap keputusan penyelenggara untuk tetap melangsungkan balapan di Qatar pekan ini di tengah situasi keamanan Timur Tengah yang tidak kondusif. Ajang balap motor bergengsi ini kini menyisakan tiga seri terakhir di kalender musim ini, yakni Qatar, Portugal, dan Valencia, usai merampungkan rangkaian balapan di Malaysia.
Penolakan Para Pembalap
Kondisi keamanan di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan pebalap, termasuk Jack Miller yang merasa heran mengapa ajang tersebut tetap dipaksakan berjalan. Menurut pemberitaan CNN Indonesia, pembalap asal Australia itu menyebut hampir seluruh grid menolak keberangkatan tersebut.
“Saya tidak ingin pergi. Semuanya pun begitu. Ada 19 dari kami yang tidak ingin pergi ke sana,” ujar Jack Miller selepas balapan di Sepang, seperti dilaporkan Motorsport.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa keikutsertaan dalam kondisi saat ini tidak masuk akal dan para pembalap telah menyampaikan pandangan secara tegas kepada pihak penyelenggara.
“Saya tidak berpikir bahwa kami harus balapan dengan kondisi seperti itu. Kami membuat opini yang jelas soal ini. Kami akan melihat bagaimana keputusannya nanti,” sambungnya.
Seruan Solidaritas Paddock
Dalam situasi krisis ini, Jack Miller berpandangan bahwa para pembalap wajib berdiri sebagai satu kesatuan yang kuat agar suara mereka didengar oleh pihak otoritas kejuaraan.
“Sebagai pembalap, kami harus bersatu dan melakukan yang terbaik yang kami bisa, dan memberikan ancaman [ke penyelenggara] dengan amunisi yang kami miliki. Ini bukan hanya untuk pembalap, melainkan juga untuk orang-orang yang ikut serta di kejuaraan ini [staf, mekanik, dan lain-lain],” tegasnya.
Ia juga mengklaim bahwa sebagian besar individu yang bekerja di dalam area *paddock* merasakan kekhawatiran serupa dan mempertanyakan urgensi penyelenggaraan seri tersebut. “Silakan berbicara pada 50 persen orang di paddock, tidak ada yang ingin pergi. Saya tak paham alasan kami harus ke sana. Saya tidak mengerti,” tutur Jack Miller.
Di tengah ketidakpastian tersebut, pabrikan Yamaha akhirnya mengambil sikap dengan memutuskan menarik diri dari rangkaian balapan di Qatar, sehingga Jack Miller bersama rekan-rekan setimnya dipastikan tidak akan turun di Sirkuit Losail.






