Food

Bolehkah Makan Ampela Ayam Setiap Hari? Ini Kata Ahli

Bolehkah Makan Ampela Ayam Setiap Hari? Ini Kata Ahli
Daftar Isi
  1. Kandungan Nutrisi Ampela Ayam
  2. Batasan Konsumsi dan Kandungan Kolesterol
  3. Tips Sehat Mengolah Ampela Ayam

Ampela ayam merupakan salah satu jeroan favorit masyarakat Indonesia yang kaya akan kandungan nutrisi penting bagi tubuh. Meskipun rasanya gurih dan bernutrisi tinggi, timbul pertanyaan mengenai keamanan mengonsumsi bagian jeroan ini setiap hari.

Kandungan Nutrisi Ampela Ayam

Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Muhammad Aries, SP, MSi memaparkan bahwa ampela ayam memiliki keunggulan berupa kandungan protein dan mineral yang tinggi serta lemak total yang relatif rendah jika dibandingkan dengan jeroan lain.

Dalam setiap 100 gram ampela ayam matang, terkandung protein sebanyak 30,4 gram, zat besi sejumlah 3,2 miligram, vitamin B12 sebanyak 1 mikrogram, serta zink sebesar 4,4 miligram seperti dikutip dari laman IPB University pada Selasa (27/10/2026).

Berbagai zat gizi tersebut berfungsi mendukung pembentukan sel darah merah, pembentukan jaringan tubuh, memelihara fungsi saraf, serta mengoptimalkan kinerja sistem kekebalan tubuh.

Batasan Konsumsi dan Kandungan Kolesterol

Di balik berbagai manfaatnya, Aries menekankan agar masyarakat tidak mengonsumsi ampela ayam secara berlebihan karena tingginya kadar kolesterol di dalamnya. Setiap 100 gram ampela ayam matang menyimpan sekitar 370 miligram kolesterol, yang angka tersebut melebihi batas asupan kolesterol 300 miligram per hari dalam panduan diet sebelumnya.

Walaupun pedoman tersebut kini sudah tidak mencantumkan angka pasti batas harian, kandungan kolesterol tetap wajib diwaspadai, khususnya oleh individu yang mengidap penyakit jantung atau memiliki riwayat kolesterol darah tinggi.

Selain kolesterol, makanan ini juga tergolong jeroan yang kaya akan purin sehingga para penderita gangguan asam urat harus membatasi asupannya.

Bagi orang yang berada dalam kondisi sehat, ampela ayam tidak harus dihindari secara total melainkan dijadikan sebagai menu variasi. “Jadi, ampela tidak perlu dihindari sepenuhnya oleh orang sehat. Namun, karena kombinasi kolesterol tinggi dan statusnya sebagai jeroan kaya purin, ampela lebih tepat diposisikan sebagai lauk variasi, bukan makanan harian atau lauk dalam porsi besar,” ujar Aries.

Tips Sehat Mengolah Ampela Ayam

Masyarakat tetap bisa menikmati sajian ampela ayam dengan memerhatikan metode memasak yang digunakan agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Aries menganjurkan agar ampela diolah melalui proses rebus, panggang, atau tumis dengan takaran minyak yang minim, serta menghindari penggunaan garam, minyak, dan santan kental secara berlebihan.

Penyajian ampela ayam juga disarankan agar dipadukan bersama aneka sayuran serta makanan tinggi serat guna menciptakan keseimbangan gizi harian.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *