Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada penutupan perdagangan sesi I. Berdasarkan data CNBC Indonesia, indeks berada di level 5.032,44 setelah turun 65,62 poin atau 1,29% pada Jumat (30/10/2026).
Pembelian Bersih Asing di Tengah Pelemahan IHSG
Di tengah pelemahan indeks tersebut, investor asing justru mencatatkan pembelian bersih atau net foreign buy di pasar saham Indonesia. Mengacu pada data Stockbit Sekuritas, total nilai pembelian asing di seluruh pasar mencapai Rp2,49 triliun dengan nilai penjualan sebesar Rp2,23 triliun.
Perbedaan transaksi tersebut menghasilkan nilai pembelian bersih asing sebesar Rp253,09 miliar pada perdagangan sesi I hari ini.
Deretan Saham yang Diborong dan Dilepas Asing
Saham PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi emiten yang paling banyak diborong asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp70,10 miliar atau sebanyak 2,88 miliar saham. Menyusul di posisi kedua adalah PT. Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan net buy sebesar Rp50,04 miliar atau 423,60 juta saham, serta PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) senilai Rp28,24 miliar.
Selanjutnya terdapat PT. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp28,17 miliar dan PT. Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) sebesar Rp24,82 miliar. Di luar lima besar tersebut, asing turut mengakumulasi saham PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp22,23 miliar, PT. Astra International Tbk (ASII) Rp20,95 miliar, PT. Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp17,95 miliar, PT. Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp16,70 miliar, serta PT. Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp14,66 miliar yang didominasi sektor pertambangan dan energi.
Sebaliknya, tekanan jual asing terbesar dialami oleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan catatan penjualan bersih mencapai Rp114,88 miliar atau sebanyak 41,42 juta saham, jauh melampaui emiten lainnya. Posisi berikutnya ditempati PT. Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan net sell Rp32,66 miliar, PT. Indosat Tbk (ISAT) Rp27,31 miliar, PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp18,40 miliar, dan PT. Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp16,48 miliar.
Selain itu, daftar pelepasan oleh asing juga mencakup PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) senilai Rp14,97 miliar, PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp11,80 miliar, PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp9,05 miliar, PT. United Tractors Tbk (UNTR) Rp8,42 miliar, dan PT. Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) Rp5,82 miliar.







