Olahraga

Dua Atlet Porprov Jateng Meninggal Dunia Saat Bertanding

Dua Atlet Porprov Jateng Meninggal Dunia Saat Bertanding

Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah diselimuti duka setelah dua atlet dari cabang olahraga berbeda meninggal dunia. Kedua atlet tersebut mengembuskan napas terakhir dalam tenggat waktu dua hari saat gelaran kompetisi berlangsung pekan ini.

Kronologi Meninggalnya Atlet Selam dan Pencak Silat

Kabar duka pertama datang dari cabang olahraga selam laut pada Senin (26/10). Atlet asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal dunia ketika berlaga pada nomor open water finswimming 3.000 meter di area Awann Costa. Kanitreskrim Polsek Semarang Barat AKP Suprapto menjelaskan bahwa Syabilla diduga mengalami kehabisan napas dan sempat melambaikan tangan memberi isyarat sebelum akhirnya dievakuasi oleh panitia.

Dua hari berselang, duka kembali menimpa kontingen Porprov Jawa Tengah dengan meninggalnya atlet pencak silat asal Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata. Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto menerangkan bahwa atlet yang bertanding di nomor tarung kelas A 45-50 kg tersebut sempat dirawat di rumah sakit setelah mengalami patah jari tengah pada pertandingan hari Senin (26/10). Ayudiah kemudian menjalani penanganan operasi pada Selasa (27/10), lalu dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (28/10) pagi.

Ajang Kualifikasi Menuju PON 2028

Gelaran Porprov XVII Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung sejak Minggu (25/10) hingga Sabtu (31/10). Penyelenggaraan ajang ini dipusatkan di kawasan Semarang Raya yang mencakup Kota Semarang, Salatiga, Demak, dan Kendal.

Sebanyak lebih dari 7.000 atlet dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah berpartisipasi dalam perhelatan olahraga tingkat provinsi tersebut, yang sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang seleksi atlet menuju PON 2028.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *