Kesepakatan Marvell Technology untuk mengakuisisi produsen komponen optik Lumentum akan menciptakan peluang yang sangat besar guna menjawab peningkatan kebutuhan konektivitas dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan. Hal tersebut disampaikan oleh CEO Lumentum, Michael Hurlston, kepada US Top News and Analysis pada Senin (15/6).
Kolaborasi Teknologi Optik dan Semikonduktor
Menurut CEO Marvell, Matt Murphy, industri saat ini membutuhkan teknologi berskala besar yang menggabungkan semikonduktor dan komponen optik agar dapat bekerja secara selaras. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan gabungan tersebut berencana membentuk kategori bisnis yang sepenuhnya baru.
Berdasarkan ketentuan perjanjian, pemegang saham Lumentum akan memperoleh 4,5 saham Marvell untuk setiap satu saham yang mereka miliki. Karena transaksi ini menggunakan skema rasio tetap tanpa uang tunai, nilai akhirnya akan sangat bergantung pada pergerakan harga saham Marvell di pasar.
Perusahaan mengumumkan bahwa transaksi tersebut memiliki estimasi nilai perusahaan implisit sebesar USD115 miliar. Aksi korporasi ini memungkinkan Marvell memadukan teknologi kelistrikan dan optik guna memenuhi permintaan konektivitas kecerdasan buatan yang bergerak cepat di berbagai wilayah serta sistem.
Permintaan industri terhadap sambungan optik terus meningkat seiring kebutuhan perusahaan untuk menghubungkan berbagai cip yang digunakan dalam menjalankan serta melatih model bahasa besar. Murphy menyebutkan bahwa solusi yang mereka tawarkan memiliki tingkat keterikatan yang tinggi dan produknya selalu habis terjual karena ledakan permintaan yang diprediksi akan terus berlanjut.
Reaksi Pasar dan Investasi Jangka Panjang
Dalam perdagangan hari Senin, saham Marvell mengalami penurunan sebesar 13 persen, sementara saham Lumentum merosot hampir 19 persen. Kendati demikian, saham kedua perusahaan tersebut mencatatkan lonjakan nilai yang sangat tinggi selama gelombang kecerdasan buatan berlangsung.
Sebelum koreksi harga pada hari Senin, nilai saham Marvell dilaporkan telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu tahun terakhir. Sementara itu, nilai saham Lumentum melonjak hingga empat kali lipat dalam rentang waktu yang sama.
Rencana pengambilalihan ini tercatat sebagai salah satu langkah strategis terbesar di sektor kecerdasan buatan pada tahun 2026. Langkah tersebut tetap diambil meskipun muncul berbagai kekhawatiran mengenai kesinambungan belanja infrastruktur dalam jangka panjang.
Langkah ini melengkapi ekspansi perusahaan sebelumnya, termasuk penyelesaian akuisisi bernilai miliaran dolar atas rintisan Celestial AI yang berfokus pada teknologi interkonektivitas optik pada tahun yang sama. Proses penyelesaian transaksi penggabungan Lumentum dan Marvell ini dijadwalkan rampung pada paruh pertama tahun 2028.
Menanggapi kekhawatiran terkait pola investasi melingkar yang melibatkan produsen cip kecerdasan buatan Nvidia di kedua perusahaan, Murphy menegaskan komitmen perusahaannya. Ia menyatakan bahwa kerja sama ini justru menjadi bentuk dukungan penuh terhadap ekosistem yang dipimpin oleh Nvidia selaku pemain utama di industri tersebut.
Sumber: US Top News and Analysis







