Pebasket NBA Kyrie Irving memberikan pujian atas tindakan dermawan pemain American football Azeez Al-Shaair yang harus membayar denda akibat mengenakan nama Hind Rajab. Hind adalah seorang anak perempuan Palestina yang tewas di Gaza akibat serangan pasukan Israel.
Persahabatan dan Aksi Solidaritas
Irving mengungkapkan bahwa ia menganggap Al-Shaair sebagai seorang teman sekaligus saudara dalam gerakan generasi saat ini. Menurut Irving, apa yang dilakukan oleh Al-Shaair merupakan tindakan tanpa pamrih demi membela pihak-pihak yang tidak memiliki suara.
Al-Shaair menggunakan akun media sosial serta plester hitam di bawah mata untuk menarik perhatian publik terhadap pembunuhan warga Palestina dalam perang di Gaza. Pemain Muslim asal Amerika Serikat itu memulai musim NFL dengan mengenakan nama Hind Rajab pada tanggal 13 September.
Hind Rajab yang berusia lima tahun tewas setelah tentara Israel memberondong mobil keluarganya yang terjebak pada tanggal 29 Januari 2024. Akibat aksi solidaritas tersebut, National Football League (NFL) menjatuhkan denda sebesar 11.941 dolar Amerika Serikat kepada Al-Shaair.
Begitu kabar denda tersebut diumumkan melalui platform X, Irving langsung menyatakan kesediaannya untuk menanggung seluruh biaya denda tersebut. Irving menilai warga di Amerika Serikat hidup dengan kenyamanan, sementara uang pajak mereka digunakan untuk hal-hal yang tidak selalu disetujui, sehingga penting untuk berdiri membela kebenaran.
Aksi Berkelanjutan Al-Shaair
Meskipun mendapat sanksi finansial dan dilaporkan sempat mendapat ancaman larangan bertanding, Al-Shaair tetap tidak gentar melanjutkan aksinya. Al-Shaair menyatakan bahwa nyawa seorang anak jauh lebih berharga dibandingkan nominal uang denda yang harus ia bayar.
Al-Shaair terus mengangkat kesadaran mengenai anak-anak yang tewas dengan menuliskan nama mereka setiap hari Minggu di wajahnya. Setelah menghormati Hind Rajab, ia mengenakan nama Wafa Akila, anak berusia delapan tahun yang tewas bersama ayahnya di Gaza barat.
Pada pekan ketiga pertandingan melawan Indianapolis Colts, plester di wajah Al-Shaair bertuliskan nama dua bersaudara Lana dan Bana Ahmad yang tewas dalam serangan udara Israel pada bulan September. Linebacker Houston Texans tersebut juga mengenakan nama Amal Abu Khater yang berusia 10 tahun akibat luka tembak di Khan Younis.
Penghormatan terbaru yang dilakukan oleh Al-Shaair ditujukan kepada balita Palestina bernama Maryam Ghanem yang tewas setelah melihat ibunya terbakar hidup-hidup akibat serangan udara Israel di lingkungan Remal, Kota Gaza.





