Menjelang laporan keuangan kuartal ketiga tahun fiskal 2026, sejumlah analis terkemuka dari Wall Street memberikan rekomendasi beli untuk tiga saham pilihan yang dinilai memiliki prospek cerah dalam jangka panjang. Dorongan kecerdasan buatan (AI) serta ekspansi pasar yang cepat menjadi katalis utama bagi kinerja positif saham-saham tersebut.
Datadog
Analis Bank of America, Koji Ikeda, kembali menegaskan rekomendasi beli untuk saham Datadog dan menaikkan target harga dari 305 dolar AS menjadi 335 dolar AS. Menurut Ikeda, pemeriksaan industri menunjukkan bahwa permintaan perangkat lunak infrastruktur semakin menguat, dengan AI menjadi motor penggerak utama penggunaan dan pertumbuhan.
Ikeda menempatkan Datadog bersama Atlassian sebagai pilihan utamanya karena perusahaan yang mampu menunjukkan AI sebagai pendorong pertumbuhan dapat mengalami peningkatan valuasi, bahkan pada kelipatan premium. Ia memperkirakan pertumbuhan pendapatan mencapai 28,7 persen pada kuartal ketiga tahun fiskal 2026, sedikit di bawah konsensus pasar sebesar 29,1 persen, namun menilai pasar meremehkan prospek pertumbuhan produk keamanan Datadog di tengah risiko konsentrasi pelanggan besar.
“Kami memperkirakan hasil akan mendukung tesis jangka panjang kami bahwa Datadog adalah pemenang pangsa pasar yang kuat dalam peluang observabilitas yang berkembang pesat,” kata Ikeda seperti dilaporkan CNBC.com.
Nvidia
Raksasa semikonduktor Nvidia juga menjadi sorotan setelah analis Morgan Stanley, Joseph Moore, mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga 300 dolar AS usai menghadiri konferensi GTC Berlin. Moore menyebut Nvidia sebagai pilihan teratas di sektor semikonduktor yang diuntungkan oleh permintaan produk berbasis AI.
Analis bintang lima tersebut menyatakan bahwa konferensi tersebut memperkuat pandangannya bahwa Nvidia mampu mengatasi hambatan dalam rantai pasokan, pendanaan, serta ketersediaan lahan dan daya secara efektif. Kendati tantangan terbesar saat ini masih terletak pada pasokan wafer 3 nm dari TSMC, Moore memperkirakan kendala tersebut akan mereda seiring berjalannya waktu dan kemajuan arsitektur Vera Rubin.
SpaceX
Perusahaan dirgantara SpaceX membukukan kinerja kuartal ketiga yang solid dengan lonjakan pendapatan AI mencapai 7,56 miliar dolar AS dari sebelumnya 813 juta dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Hasil gemilang ini membuat analis Needham, Ryan Koontz, mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga 250 dolar AS.
Koontz mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut melampaui ekspektasi dan membuktikan model bisnis terintegrasi vertikal SpaceX berhasil mendongkrak skala besar, ditandai oleh lonjakan pendapatan total sebesar 161 persen secara tahunan. Selain itu, segmen konektivitas membukukan laba operasional sebesar 2,37 miliar dolar AS seiring bertambahnya jumlah pelanggan yang mencapai 13,6 juta.
“Dengan keyakinan yang semakin besar pada penggunaan kembali Starship, kami secara signifikan menaikkan estimasi kami,” ujar Koontz seperti dikutip dari CNBC.com.
Sumber: US Top News and Analysis






