Penyelenggara Ballon d’Or merilis hasil voting resmi yang menunjukkan Harry Kane keluar sebagai pemenang edisi 2026 dengan selisih poin yang sangat ketat, Sabtu (31/10). Kapten tim nasional Inggris tersebut hanya unggul 28 poin dari Kylian Mbappe yang berada di posisi kedua.
Perolehan Suara Pemain
Berdasarkan rilis resmi Ballon d’Or seperti dilaporkan CNN Indonesia, seratus jurnalis yang ambil bagian dalam pemungutan suara memberikan Kane total 1.055 poin. Sementara itu, Mbappe mengumpulkan 1.027 poin.
Di posisi ketiga, Lamine Yamal mendulang 881 poin, disusul Rodri di peringkat keempat dengan 726 poin, serta Lionel Messi di tangga kelima yang mengantongi 612 poin. Posisi selanjutnya diisi oleh Khvicha Kvaratskhelia dengan 541 poin, Ousmane Dembele meraih 418 poin, Erling Haaland mengoleksi 378 poin, Michael Olise mencatatkan 296 poin, dan Fabian Ruiz menutup sepuluh besar lewat raihan 201 poin.
Catatan Sejarah dan Akhir Era Senior
Keberhasilan Kane merengkuh trofi Ballon d’Or mengakhiri penantian panjang Inggris selama 25 tahun tanpa gelar tersebut. Terakhir kali pemain asal Inggris yang merajai penghargaan bergengsi ini adalah Michael Owen pada tahun 2001 ketika membela Liverpool dan Real Madrid.
Di sisi lain, kemenangan Kane turut menandai pudarnya dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Sudah tiga musim beruntun kedua bintang tersebut gagal menjadi yang terbaik.
Edisi tahun 2026 ini diprediksi menjadi penampilan terakhir bagi Messi dan Ronaldo dalam daftar nominasi seiring bertambahnya usia mereka. Persaingan pemain terbaik dunia pada masa mendatang diprediksi akan diramaikan oleh nama-nama yang lebih muda seperti Lamine Yamal, Erling Haaland, serta Michael Olise.







