Manufaktur

Menperin Kaji Insentif Tambahan Dorong Industri RI

Menperin Kaji Insentif Tambahan Dorong Industri RI

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji membuka potensi adanya penambahan insentif untuk sektor industri. Kebijakan ini dipertimbangkan menyusul momentum Indeks Kepercayaan Industri yang sedang berada dalam kondisi ekspansif serta kinerja industri yang menunjukkan tren peningkatan.

Kinerja Sektor Industri yang Ekspansif

Berdasarkan catatan, Indeks Kepercayaan Industri berada pada level 51,93 pada September 2026. Angka tersebut masih bertahan di level ekspansif lantaran berada di atas ambang batas 50.

Selain itu, data Prompt Manufacturing Index dari Bank Indonesia mencatat kinerja manufaktur Indonesia berada pada level 52,28 pada kuartal III-2026. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 51,66.

“Mumpung ada momentum kepercayaan industri lagi naik. Kalau bisa ada insentif tambahan agar sektor industri menjadi lebih bergairah lagi,” ujar Sarmuji kepada awak media di kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Pemetaan dan Koordinasi Lanjutan

Kendati demikian, Sarmuji menyatakan pihaknya akan melakukan pemetaan terlebih dahulu terkait rencana tambahan insentif tersebut. Wacana ini selanjutnya bakal dibahas secara mendalam setelah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna menentukan bentuk insentif yang tepat di tengah peningkatan kepercayaan industri.

Di sisi lain, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Hari Wibowo menyampaikan bahwa sektor industri saat ini juga dihadapkan pada momentum lonjakan permintaan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026/2027.

Sejalan dengan hal tersebut, Drajad mengungkapkan bahwa pemerintah sedang berupaya menggenjot tingkat utilisasi industri. Saat ini, utilisasi sektor industri baru berada di kisaran angka hampir mendekati 70 persen, dan pemerintah menargetkan peningkatan hingga mencapai level 80 persen sampai 85 persen.

“Di industri ini juga intensifikasi industri melalui itu tadi peningkatan utilisasi ya. Insyaallah ini akan bisa kita dorong,” ujar Drajad.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *